AS Sebut Operasi Darat Israel di Gaza Berakhir Januari 2024, Hamas Siapkan Perlawanan Total

Rabu, 06 Desember 2023 - 05:16 WIB
loading...
A A A
Meskipun para pejabat senior pemerintahan Biden telah secara terbuka meminta Israel untuk berbuat lebih banyak guna meminimalkan kematian warga sipil, mereka berhati-hati untuk tidak secara langsung menegur taktik Israel. .

Pejabat senior pemerintah mengatakan kepada CNN bahwa mereka merasa tidak nyaman menggunakan kata “reseptif” untuk menggambarkan tanggapan Israel sejauh ini terhadap nasihat militer pemerintah – bertentangan dengan beberapa pernyataan publik dari sebagian besar anggota senior pemerintahan.

Baik secara publik maupun secara pribadi, para pejabat Israel menyatakan bahwa tujuan akhir mereka adalah untuk melemahkan Hamas sedemikian rupa sehingga kelompok tersebut tidak akan mengulangi serangan yang mereka lakukan terhadap Israel pada tanggal 7 Oktober.

Tujuan tersebut, kata seorang pejabat senior AS kepada CNN, kemungkinan besar tidak akan tercapai pada akhir tahun kalender ini, dan Israel diperkirakan akan terus mencapai tujuan tersebut pada fase konflik berikutnya yang oleh para pejabat AS dilihat sebagai “kampanye jangka panjang.” .”

Sebelumnya, Osama Hamdan, pejabat senior Hamas, mengatakan tidak peduli berapa lama perang akan berlangsung. Dia menegaskan Hamas sudah siap menghadapi perang jangka panjang dengan Israel.

Hamdan, berbicara di Beirut, Lebanon, mengatakan invasi Israel ke Gaza hanyalah “kehausan akan darah” yang tidak akan pernah padam.

"Tidak akan ada negosiasi atau pertukaran [tahanan] sebelum serangan Israel berakhir," katanya.

Dia mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu “bertanggung jawab” atas kehidupan para tawanan Israel di Gaza, dan mengatakan tujuannya di wilayah tersebut “tidak dapat dicapai”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Khasiat Surat Al Waqiah...
Khasiat Surat Al Waqiah yang Jarang Diketahui: Rezeki Lancar, Hidup Berkah hingga Wajah Bercahaya di Akhirat
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Hajar Makau, Indonesia...
Hajar Makau, Indonesia Amankan Tiket Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2026
Berita Terkini
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Infografis
AS Peringatkan Israel:...
AS Peringatkan Israel: Jangan Hancurkan Lebanon Seperti Gaza!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved