LGBT Dilarang di Rusia, Ini Penjelasan Lengkapnya

Minggu, 03 Desember 2023 - 00:01 WIB
loading...
A A A

Apa Dampak Keputusan Ini Terhadap Kelompok LGBT?


Pakar hukum tampaknya berbeda pendapat mengenai potensi konsekuensi dari keputusan Mahkamah Agung, dan beberapa orang percaya bahwa keputusan tersebut tidak akan berdampak pada kehidupan kelompok seksual minoritas.

“Penunjukan tersebut tidak terkait dengan orientasi seksual, namun terkait dengan ekstremis dan organisasi yang bermusuhan, yang menggunakan mereka sebagai agendanya,” kata pengacara Dmitry Agranovsky kepada RIA Novosti.

“Keputusan ini tidak akan memengaruhi kehidupan masyarakat. Kelompok LGBT tidak pernah dianiaya di Rusia atas dasar ini, dan tidak ada indikasi bahwa mereka akan dianiaya,” kata Agranovsky.

Pendapat serupa diungkapkan pengacara Aleksey Mikhalchik dalam wawancara dengan RAPSI, kantor berita yang fokus pada berita hukum dan pengadilan. Dia mengatakan keputusan tersebut kemungkinan besar akan berdampak pada mereka yang berpartisipasi dalam kegiatan terkait ekstremisme dan mengidentifikasi diri mereka sebagai aktivis pro-LGBT. Namun, kata dia, seseorang tidak perlu memiliki “kartu anggota LGBT” atau menjadi anggota kelompok mana pun agar bisa mendapat masalah hukum.

Kendati demikian, beberapa pihak menyatakan kekhawatirannya bahwa penunjukan tersebut mungkin berdampak pada “sejumlah besar” orang, mengingat sifat sidang pengadilan yang penuh rahasia dan definisi yang tidak jelas mengenai “gerakan LGBT internasional.”

“Tidak ada yang tahu siapa yang akan dimintai pertanggungjawaban, karena negara menyembunyikan apa yang sebenarnya mereka akui sebagai ekstremis,” kata Aleksey Bushmakov, seorang pengacara dan aktivis hak asasi manusia yang tinggal di Yekaterinburg, kepada Federalpress.

“Tidak jelas apa yang dilarang dan apa yang diperbolehkan, dan hanya praktik peradilan yang memungkinkan kita untuk menavigasi hal ini.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Perang Makin Sengit!...
Perang Makin Sengit! Iran Tak Segan-Segan Ledakkan Wilayahnya, Tak Rela Dikuasai AS
Rekomendasi
Polda Metro Jaya Selidiki...
Polda Metro Jaya Selidiki Meninggalnya Sutrimo di Kebayoran Baru, Ada Apa?
HUT ke-15, AMG Komitmen...
HUT ke-15, AMG Komitmen Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern di Indonesia
Penanganan Kasus Febrie...
Penanganan Kasus Febrie Momentum Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Berita Terkini
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Infografis
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Kalahkan Haaland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved