AS Sanksi Pemimpin Eksekutif Hong Kong Carrie Lam

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 22:31 WIB
loading...
A A A
Pada awal Juli ini, Lam menertawakan kemungkinan dirinya dijatuhi sanksi oleh AS.

"Saya tidak memiliki aset apa pun di Amerika Serikat dan saya tidak ingin pindah ke Amerika Serikat," kata Lam kepada wartawan pada 31 Juli, menambahkan bahwa dia akan menertawakannya jika pemerintahan Trump memberikan sanksi kepadanya.

Sanksi tersebut dilakukan di bawah Perintah Eksekutif Presiden tentang Normalisasi Hong Kong, yang ditandatangani Presiden Donald Trump bulan lalu untuk menghukum China atas tindakannya melawan perbedaan pendapat di Hong Kong. (Baca: Trump Perintahkan Status Khusus Hong Kong Dicabut )

Trump telah mengancam untuk mengambil tindakan sejak pejabat China memberlakukan undang-undang keamanan nasional yang luas di Hong Kong selama dua bulan terakhir. Penerapan undang-undang China, dan reaksi mitra dagang utama yang mengkritiknya, dapat berdampak besar pada ekonomi Hong Kong yang sudah terpukul oleh protes anti-pemerintah bersejarah dan pembatasan virus Corona selama berbulan-bulan.

Pekan lalu, pihak berwenang di Hong Kong menarik garis merah baru pada batas perbedaan pendapat di pusat keuangan, melarang selusin aktivis mencari jabatan dan menangkap empat lainnya atas postingan di media sosial. Tindakan back-to-back menyoroti betapa hukum keamanan nasional telah memperkuat tangan Beijing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Detik-Detik Gempa Dahsyat...
Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
Menteri Singapura Mendadak...
Menteri Singapura Mendadak Mundur usai Kontroversi Pesan Pribadi dengan Seorang Perempuan
Rekomendasi
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
Nico Williams Hadiahkan...
Nico Williams Hadiahkan Medali Emas Piala Dunia 2026 untuk Sang Ibunda
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Berita Terkini
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved