Negara Mayoritas Muslim Ini Perintahkan Tutup Seluruh Rumah Bordil

Sabtu, 02 Desember 2023 - 04:16 WIB
loading...
Negara Mayoritas Muslim...
Seluruh rumah bordil di Kyrgyzstan diperintahkan ditutup mulai 1 Desember 2023.Foto/REUTERS
A A A
BISHKEK - Pihak berwenang Kyrgyzstan, negara mayoritas Muslim pecahan Uni Soviet, memerintahkan penutupan seluruh rumah bordil mulai Jumat (1/12/2023).

Perintah ini dikeluarkan pada Kamis oleh Komite Negara untuk Keamanan Nasional (GKNB)—badan yang bertugas memerangi terorisme dan kejahatan terorganisir—yang dipimpin Kamchybek Tashiev.

“Kepala badan negara bagian dan kota serta penegak hukum telah menerima instruksi tentang perlunya menghentikan pengoperasian tempat hiburan, kompleks pemandian, dan rumah bordil yang menyediakan layanan seks kepada warga pada tanggal 1 Desember,” kata layanan pers GKNB, yang dilansir RT.

Baca Juga: Kekuatan Militer 6 Negara Pemasok Minyak Israel, 2 di Antaranya Raksasa Nuklir Dunia

Meskipun prostitusi telah didekriminalisasi di Kyrgyzstan pada akhir tahun 1990-an, pendirian rumah pelacuran, mucikari, dan perekrutan pekerja seks masih dianggap ilegal.

Tashiev, dalam pidato upacara peresmian kantor pusat baru lembaga tersebut pada Kamis, mengatakan GKNB baru-baru ini melakukan serangkaian penggerebekan terhadap rumah bordil di seluruh negeri, menutup sepuluh sarang layanan seks dan menangkap hampir 70 gadis pekerja seks.

Dia melanjutkan, GKNB juga menangkap enam orang yang dicurigai mendirikan rumah bordil karena para pelacur tersebut diperkirakan akan memberikan kesaksian melawan mereka dalam kasus pengadilan yang akan datang.

Menurutnya, tempat-tempat yang digerebek menyediakan layanan dengan kualitas yang bervariasi, dari yang terjangkau hingga yang paling elite, dan beberapa pelacur mengenakan tarif hingga USD3.000 per jam.

Bos GKNB itu menegaskan kembali janjinya untuk memberantas kejahatan terorganisir di negara tersebut, dengan menyatakan bahwa pihak berwenang telah “menutup mata” terhadap kejahatan tersebut selama lebih dari 30 tahun.

“Semua orang tahu segalanya dan semua orang menutup mata. Hal ini tidak bisa terus berlanjut seperti ini. Kita tidak bisa menutup mata terhadap hal ini lagi. Tidak, fenomena buruk ini akan kita hilangkan, negara punya cukup sarana dan kekuatan,” ujarnya.

Awal bulan ini, Tashiev berjanji untuk membersihkan Kyrgyzstan dari kejahatan terorganisir hingga tahun 2026.

“Saya telah mempersiapkan perang melawan kejahatan [terorganisir] selama dua tahun. Pada tahun 2026, semuanya akan tenang, tidak akan ada kejahatan,” kata Tashiev kepada Parlemen, seraya menyatakan bahwa meskipun negara tersebut sebelumnya dikenal sebagai “pulau kecil demokrasi” di Asia Tengah, negara ini akan berubah menjadi “pulau kecil kekuasaan hukum” setelah dia menyelesaikan usahanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Negara Pecahan Soviet...
Negara Pecahan Soviet Ini Ingin Gabung NATO, tapi Ditentang Rakyatnya
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
AS Tangkap 150 Predator...
AS Tangkap 150 Predator Seks dalam Operasi Dirtbag
Negara 100% Muslim Ini...
Negara 100% Muslim Ini Berlakukan Larangan Merokok Seumur Hidup untuk Gen Z
CIA Coba Rekrut Perdana...
CIA Coba Rekrut Perdana Menteri Inggris Winston Churchill di Masa Perang
Kecam Israel, Menlu...
Kecam Israel, Menlu 8 Negara Muslim Desak Perlindungan Status Quo Situs Suci Islam dan Kristen di Al-Aqsa
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Negara-negara Ini Melakukan...
Negara-negara Ini Melakukan PHK Massal PNS, Indonesia Menyusul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved