Rusia Kehilangan Kursi di Dewan Senjata Kimia PBB
Kamis, 30 November 2023 - 13:46 WIB
loading...
Rusia kehilangan kursi sebagai anggota Dewan Eksekutif Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW). Foto/Ilustrasi
A
A
A
THE HAGUE - Rusia harus kehilangan kurisnya sebagai anggota Dewan Eksekutif Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) setelah Mei 2024. Rusia tidak mendapatkan cukup suara dari anggota OPCW pada pemungutan suara hari Rabu.
"Dewan yang beranggotakan 41 orang ini dipilih untuk masa jabatan bergilir selama dua tahun oleh 193 negara anggota, dengan memperhatikan prinsip distribusi geografis yang adil, pentingnya industri kimia, dan kepentingan politik dan keamanan,” menurut OPCW seperti dikutip dari RT, Kamis (30/11/2023).
Dari lima kursi yang dialokasikan untuk kawasan Eropa Timur, empat kursi saat ini dipegang oleh anggota NATO: Albania, Bulgaria, Makedonia Utara, dan Rumania. Ketika mandat Rusia berakhir dalam enam bulan ke depan, bersama dengan mandat Tirana dan Sofia, Polandia, Lithuania, dan Ukraina akan bergabung dalam kelompok tersebut.
Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Rusia Kirill Lysogorsky mewakili Rusia pada konferensi OPCW minggu ini. Ia mengingatkan anggota lain bahwa Rusia secara tradisional memiliki kursi di dewan tersebut dan memiliki industri kimia terbesar di kawasan, mencakup hampir 37% dari seluruh lokasi yang menjadi sasaran inspeksi OPCW.
Baca Juga: Eropa Memanas! Moskow Ancam Polandia jika Kirim Pasukan ke Perbatasan Finlandia-Rusia
"Dewan yang beranggotakan 41 orang ini dipilih untuk masa jabatan bergilir selama dua tahun oleh 193 negara anggota, dengan memperhatikan prinsip distribusi geografis yang adil, pentingnya industri kimia, dan kepentingan politik dan keamanan,” menurut OPCW seperti dikutip dari RT, Kamis (30/11/2023).
Dari lima kursi yang dialokasikan untuk kawasan Eropa Timur, empat kursi saat ini dipegang oleh anggota NATO: Albania, Bulgaria, Makedonia Utara, dan Rumania. Ketika mandat Rusia berakhir dalam enam bulan ke depan, bersama dengan mandat Tirana dan Sofia, Polandia, Lithuania, dan Ukraina akan bergabung dalam kelompok tersebut.
Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Rusia Kirill Lysogorsky mewakili Rusia pada konferensi OPCW minggu ini. Ia mengingatkan anggota lain bahwa Rusia secara tradisional memiliki kursi di dewan tersebut dan memiliki industri kimia terbesar di kawasan, mencakup hampir 37% dari seluruh lokasi yang menjadi sasaran inspeksi OPCW.
Baca Juga: Eropa Memanas! Moskow Ancam Polandia jika Kirim Pasukan ke Perbatasan Finlandia-Rusia
Lihat Juga :