Negara Anggota Sebut NATO Akui Serangan Balasan Ukraina Gagal

Kamis, 30 November 2023 - 12:51 WIB
loading...
Negara Anggota Sebut...
Hongaria sebut NATO akui jika serangan balasan Ukraina telah gagal. Foto/Ilustrasi
A A A
BUDAPEST - Sejumlah menteri luar negeri pada pertemuan NATO minggu ini di Brussels telah mengakui bahwa serangan balasan Ukraina yang sangat dinantikan telah gagal menghasilkan terobosan atau kemajuan apa pun.

Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto. Diamengungkapkan bahwarencana awal Ukraina adalah mengalahkan Rusia di medan perang, sehingga memicu konsekuensi politik di Moskow.

“Saya pikir saat ini semua orang dapat melihat – meskipun mereka mungkin tidak mengakuinya – bahwa rencana ini telah gagal,” kata Szijjarto kepada wartawan pada konferensi pers di sela-sela pertemuan pada hari Selasa.

Baca Juga: Perang Terus Berkobar, Rusia Tolak Gencatan Senjata dengan Ukraina

“Tujuan dan harapan serangan balasan Ukraina pupus karena tidak ada perubahan besar di medan perang dan tidak ada terobosan sejak awal. Hal ini telah diakui oleh banyak orang di sini. Diam-diam, hati-hati, tapi tetap diketahui,” akunya seperti dikutip dari RT, Kamis (30/11/2023).

Pada pertemuan para menteri luar negeri NATO, Sekretaris Jenderal blok tersebut Jens Stoltenberg mendesak negara-negara anggota untuk “tetap mengikuti jalur” dalam mempersenjatai Ukraina, dan bersikeras bahwa ini juga demi “kepentingan keamanan kami.”

Menanggapi pertanyaan dari seorang jurnalis, Stoltenberg mengatakan NATO akan mendukung Kiev “selama diperlukan.” Dia mencatat bahwa anggota NATO telah memberikan lebih dari 100 miliar Euro bantuan militer ke Ukraina sejak awal konflik bersenjata dengan Rusia pada Februari 2022.

Namun, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu mengatakan awal bulan ini bahwa pasokan senjata Barat hanya berdampak kecil di garis depan, dan menyatakan bahwa meskipun ada pasokan senjata NATO jenis baru, rezim Kiev mengalami kekalahan.

Baca Juga: Satu Per Satu Negara NATO Kehabisan Senjata untuk Ukraina, Terbaru Ceko

Moskow menegaskan bahwa pengiriman senjata buatan Barat ke Kiev menjadikan Amerika Serikat (AS) dan negara-negara NATO secara de facto ikut serta dalam konflik tersebut, dan secara efektif melancarkan perang proksi melawan Rusia.

Pada Forum Keamanan Xiangshan di China pada bulan Oktober lalu, Shoigu menyebut konflik tersebut sebagai “perang hibrida” yang dilancarkan terhadap Moskow dengan tujuan mengalahkan Moskow secara strategis.

“Ukraina secara sinis dipilih sebagai pendobrak, dan diberi peran hanya sebagai bahan habis pakai,” ia menambahkan.

Menurut Kementerian Pertahanan Moskow, pasukan Kiev telah menderita lebih dari 90.000 korban selama serangan balasan pada akhir Oktober. Selasa lalu, Shoigu merilis perkiraan baru kerugian Ukraina untuk bulan November, sekitar 13.700 orang.

Baca Juga: Rusia Tes Drone Angkatan Laut Pertama di Zona Perang Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
Roy Suryo Ngamuk Sidang...
Roy Suryo Ngamuk Sidang Praperadilannya Disusupi Termul
Berita Terkini
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved