1.000 Kapal akan Berlayar dari Turki ke Gaza, Blokir Jalur Pelayaran Israel

Selasa, 21 November 2023 - 02:15 WIB
loading...
1.000 Kapal akan Berlayar...
Aktivis pro-Palestina mengibarkan bendera Turki dan Palestina dalam upacara penyambutan kapal bantuan Mavi Marmara di pelabuhan Sarayburnu Istanbul pada 26 Desember 2010. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Sekitar 1.000 kapal akan berlayar dari Turki ke Gaza pekan ini untuk menentang blokade laut Israel, menurut laporan situs berita Turki Haber7.

Laporan itu menyatakan kapal-kapal tersebut akan membawa 4.500 orang dari 40 negara berbeda.

Haber7 mengatakan penyelenggara armada tersebut bertujuan berhenti di perairan internasional di lepas pantai Gaza dan memblokir jalur pelayaran ke Israel untuk memprotes operasi militer Israel di daerah kantong Palestina.

Pelayaran ini diselenggarakan Asosiasi Kebebasan dan Solidaritas Mavi Marmara, yang mengambil bagian dalam armada serupa pada tahun 2010 untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Operasi tersebut berakhir dengan tragedi ketika pasukan komando Israel menyerbu kapal bantuan tersebut, menewaskan sepuluh aktivis Turki di atas kapal MV Mavi Marmara.

Penyelenggara, Volkan Okcu, mengatakan kepada Haber7 bahwa peserta pelayaran pekan ini akan “secara ketat mengikuti peraturan internasional” dan tidak akan membawa “bahkan satu pisau lipat pun.”

Sementara itu, Raja Yordania Abdullah menegaskan masyarakat internasional harus mendorong gencatan senjata segera di Gaza untuk menghentikan bencana kemanusiaan yang disebabkan oleh apa yang dia gambarkan sebagai “perang buruk Israel terhadap warga sipil,” ungkap laporan Reuters.

Baca juga: PM Pakistan: Kita Menyaksikan Holocaust terhadap Anak-anak di Gaza

Selama pembicaraannya dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen yang sedang berkunjung, raja tersebut mengatakan dunia harus memberikan tekanan pada otoritas Israel agar mereka mematuhi hukum internasional untuk melindungi warga sipil dan memungkinkan aliran bantuan kemanusiaan tanpa gangguan ke wilayah Palestina yang terkepung.

Perang brutal Israel masih berlangsung di Gaza. Lebih dari 13.000 warga sipil Palestina telah tewas akibat serangan barbar rezim apartheid Zionis.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Berita Terkini
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved