5 Strategi Hamas Berperang Mengalahkan Tentara Israel dalam Invasi Darat ke Gaza

Senin, 20 November 2023 - 22:02 WIB
loading...
5 Strategi Hamas Berperang...
Hamas memiliki straregi yang tertata rapi dalam melawan tentara Israel. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Tentara Israel mengulangi kesalahannya setelah gagal membendung serangan Hamas pada 7 Oktober silam di mana ribuan roket dan ratusan pejuang menyusup ke wilayah Zionis. Dengan bodohnya, Israel justru mengirimkan ribuan tentaranya untuk invasi darat ke Gaza utara seperti menyerahkan nyawa.

Lagi-lagi, tentara Israel seperti terjebak ke lubang yang sama dengan jebakan yang dimainkan oleh Hamas. Sudah beberapa pekan invasi darat ke Gaza, Israel pun belum bisa menemukan para sandera yang menjadi tujuan utama. Mereka juga tak mampu menghancurkan jaringan terowongan bawah tanah Hamas.

Padahal, sama seperti serangan pada 7 Oktober silam, Hamas menggunakan strategi yang sama. Sebagai pejuang perlawanan Hamas menerapkan strategi gerilya dengan perhitungan yang matang. Mereka tidak tergesa-gesa dalam menyerang tentara Israel, tetapi mereka bergerak perlahan dan pasti.

Berikut adalah 5 strategi Hamas dalam menghadapi invasi darat tentara Israel.

1. Memberikan Kesan Tidak Siap Berperang Melawan Tentara Israel

5 Strategi Hamas Berperang Mengalahkan Tentara Israel dalam Invasi Darat ke Gaza

Foto/Reuters

Hamas selalu memosisikan mereka sebagai kelompok yang tidak siap berperang melawan Israel. Hal itu menunjukkan mereka tetap rendah hati. Tapi, itu hanya sebagai strategi.

“Hamas memberikan kesan kepada Israel bahwa mereka belum siap untuk berperang,” kata sumber yang dekat dengan Hamas, dilansir Reuters. Faktanya, justru berlawanan.

Namun, Hamas mampu melakukan serangan paling mengejutkan sejak Perang Yom Kippur 50 tahun lalu ketika Mesir dan Suriah mengejutkan Israel dan memaksa mereka untuk memperjuangkan kepentingannya.

Baca Juga: Biadab! Pasukan Israel Tembak Siapa Saja yang Keluar dari RS Indonesia di Gaza

2. Menggunakan Taktik Intelijen untuk Menyesatkan Israel

5 Strategi Hamas Berperang Mengalahkan Tentara Israel dalam Invasi Darat ke Gaza

Foto/Reuters

Sebagai kelompok perjuangan, Hamas memiliki jaringan intelijen yang sangat terkoordinir dan sangat rapi. Mereka juga menjalankan misi-misi serta operasi rahasia yang sangat rapi.

“Hamas menggunakan taktik intelijen yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menyesatkan Israel selama beberapa bulan terakhir, dengan memberikan kesan publik bahwa mereka tidak bersedia melakukan perlawanan atau konfrontasi dengan Israel sambil mempersiapkan operasi besar-besaran ini,” kata sumber tersebut.

Sebagai negara besar, anehnya Israel justru tertipu dengan permainan intelijen Hamas. Berbagai jebakan Hamas justru mendapatkan umpan yang mematikan di kubu Israel.

3. Melakukan Latihan dengan Matang

5 Strategi Hamas Berperang Mengalahkan Tentara Israel dalam Invasi Darat ke Gaza

Foto/Reuters

Dalam salah satu elemen paling mencolok dari persiapan Hamas, Hamas membangun pemukiman tiruan Israel di Gaza di mana mereka melakukan pendaratan militer dan berlatih untuk menyerbunya. Sumber yang dekat dengan Hamas menambahkan bahwa mereka bahkan membuat video dari manuver tersebut.

“Israel pasti melihat mereka tapi mereka yakin bahwa Hamas tidak tertarik untuk melakukan konfrontasi,” kata sumber itu.

Dalam invasi ke Gaza, Hamas juga sudah menyiapkan diri menyambut tentara Israel. Apalagi, Hamas tahu bahwa tentara Israel sangat buta dengan peta di Gaza. Akibatnya, Israel justru kerap terjebak dengan berbagai halang rintang yang dimainkan Hamas.

4. Mau Menahan Diri demi Kepentingan Lebih Besar

5 Strategi Hamas Berperang Mengalahkan Tentara Israel dalam Invasi Darat ke Gaza

Foto/Reuters

Sikap menahan diri yang ditunjukkan oleh Hamas menuai kritik publik dari beberapa pendukungnya, sekali lagi bertujuan untuk membangun kesan bahwa Hamas mempunyai kekhawatiran ekonomi dan bukan perang baru dalam pikirannya.

Menahan diri sebagai bentuk kesabaran dalam perjuangan dalam melawan tentara Zionis. Hamas sangat pandai dalam memainkan emosi tentara Israel sehingga mereka tidak memperhatikan logika dan strategi perang.

Hal itu tidak lain adalah upaya Hamas untuk memenangkan perang Gaza.

5. Memanfaatkan Kelemahan Israel

5 Strategi Hamas Berperang Mengalahkan Tentara Israel dalam Invasi Darat ke Gaza

Foto/Reuters

Israel telah lama membanggakan kemampuannya dalam menyusup dan memantau kelompok-kelompok Islam. Sebagai konsekuensinya, kata sumber yang dekat dengan Hamas, bagian penting dari rencana tersebut adalah menghindari kebocoran.

Pensiunan Jenderal Yaakov Amidror, mantan penasihat keamanan nasional Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, mengatakan bahwa sejak serangan 7 Oktober tersebut merupakan “kegagalan besar sistem intelijen dan aparat militer di selatan.” Namun, serangan tersebut justru berlanjut dengan invasi darat Israel ke Gaza.

Amidror, ketua Dewan Keamanan Nasional periode April 2011-November 2013 dan sekarang menjadi peneliti senior di Institut Strategi dan Keamanan Yerusalem, mengatakan beberapa sekutu Israel mengatakan bahwa Hamas telah memperoleh "tanggung jawab lebih besar".

“Kami dengan bodohnya mulai percaya bahwa itu benar,” katanya. “Jadi, kami melakukan kesalahan. Kami tidak akan melakukan kesalahan ini lagi dan kami akan menghancurkan Hamas, perlahan tapi pasti.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Helikopter Perusahaan...
Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Rekomendasi
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
1.525 Tentara Lapis...
1.525 Tentara Lapis Baja Israel Tuntut Diakhirinya Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved