Menteri Negara-negara Arab-Muslim Desak China untuk Menyerukan Gencatan Senjata di Gaza
Senin, 20 November 2023 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Dalam komentar yang diposting oleh kementeriannya di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry mengatakan kepada rekannya dari China: “Kami menantikan peran yang lebih kuat dari negara-negara besar seperti China untuk menghentikan serangan terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Sayangnya, ada negara-negara besar yang menutupi serangan Israel saat ini."
Sekitar 240 sandera disandera selama serangan mematikan Hamas melintasi perbatasan ke Israel pada 7 Oktober, yang mendorong Israel untuk menyerang Jalur Gaza dengan tujuan membasmi kelompok militan Islam tersebut.
Pemerintahan Hamas di Gaza mengatakan setidaknya 13.000 warga Palestina telah tewas dalam pemboman Israel sejak itu, termasuk setidaknya 5.500 anak-anak.
Duta Besar Israel untuk Beijing Irit Ben-Abba mengatakan kepada wartawan asing pada sebuah pengarahan pada hari Senin bahwa dia berharap tidak akan ada “pernyataan apa pun dari kunjungan ini mengenai gencatan senjata, sekarang bukan saat yang tepat.”
Dia mengatakan bahwa Israel berharap delegasi tersebut akan berbicara tentang sandera yang ditangkap oleh Hamas “dan menyerukan pembebasan mereka segera tanpa prasyarat,” dan menambahkan bahwa pihak-pihak yang terlibat harus berbicara bersama tentang “peran Mesir dalam memfasilitasi bantuan kemanusiaan.”
Sementara itu, Wang mengatakan Beijing adalah teman baik dan saudara bagi negara-negara Arab dan Muslim. Dia menambahkan bahwa pihaknya selalu dengan tegas mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk memulihkan hak dan kepentingan nasional mereka yang sah.
Sejak awal permusuhan, Kementerian Luar Negeri China berulang kali tidak mengecam Hamas, malah menyerukan deeskalasi dan agar Israel dan Palestina mengupayakan solusi dua negara untuk Palestina merdeka.
Sekitar 240 sandera disandera selama serangan mematikan Hamas melintasi perbatasan ke Israel pada 7 Oktober, yang mendorong Israel untuk menyerang Jalur Gaza dengan tujuan membasmi kelompok militan Islam tersebut.
Pemerintahan Hamas di Gaza mengatakan setidaknya 13.000 warga Palestina telah tewas dalam pemboman Israel sejak itu, termasuk setidaknya 5.500 anak-anak.
Duta Besar Israel untuk Beijing Irit Ben-Abba mengatakan kepada wartawan asing pada sebuah pengarahan pada hari Senin bahwa dia berharap tidak akan ada “pernyataan apa pun dari kunjungan ini mengenai gencatan senjata, sekarang bukan saat yang tepat.”
Dia mengatakan bahwa Israel berharap delegasi tersebut akan berbicara tentang sandera yang ditangkap oleh Hamas “dan menyerukan pembebasan mereka segera tanpa prasyarat,” dan menambahkan bahwa pihak-pihak yang terlibat harus berbicara bersama tentang “peran Mesir dalam memfasilitasi bantuan kemanusiaan.”
Sementara itu, Wang mengatakan Beijing adalah teman baik dan saudara bagi negara-negara Arab dan Muslim. Dia menambahkan bahwa pihaknya selalu dengan tegas mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk memulihkan hak dan kepentingan nasional mereka yang sah.
Sejak awal permusuhan, Kementerian Luar Negeri China berulang kali tidak mengecam Hamas, malah menyerukan deeskalasi dan agar Israel dan Palestina mengupayakan solusi dua negara untuk Palestina merdeka.
Lihat Juga :