Negara-negara Arab Tak Mau Kerahkan Pasukan ke Gaza yang Kacau Dibombardir Israel
Minggu, 19 November 2023 - 05:29 WIB
loading...
A
A
A
Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan; “Tidak boleh ada pendudukan kembali di Gaza dan tidak ada upaya untuk memblokade atau mengepungnya. Daerah kantong tersebut juga tidak boleh menjadi platform untuk terorisme atau serangan kekerasan lainnya.”
Pada Rabu lalu, Bloomberg melaporkan bahwa AS dan Uni Eropa (UE) mendorong pengerahan pasukan penjaga perdamaian PBB ke daerah kantong Palestina tersebut setelah berakhirnya operasi militer Israel.
Pada hari Senin, diplomat utama UE, Josep Borrell, mengatakan bahwa kerangka pembangunan perdamaian pasca-konflik harus dikembangkan bekerja sama dengan Amerika Serikat dan negara-negara Arab.
Safadi menegaskan bahwa solusi dua negara bagi Israel dan Palestina akan menjadi satu-satunya jalan ke depan.
“Biar saya perjelas. Saya tahu bahwa saya berbicara atas nama Yordania, tetapi setelah membahas masalah ini dengan banyak orang, dengan hampir semua saudara kita, tidak akan ada pasukan Arab yang pergi ke Gaza. Tidak ada. Kami tidak akan dilihat sebagai musuh,” kata Menlu Yordania tersebut, seperti dikutip RT, Minggu (19/11/2023).
Dia juga menuduh pemerintah Israel saat ini, yang dipimpin oleh Netanyahu, bertujuan untuk mengusir warga Palestina dari Gaza. Menlu Safadi juga menyebut rencana tersebut sebagai “ancaman langsung” terhadap keamanan nasional Yordania.
Pada Rabu lalu, Bloomberg melaporkan bahwa AS dan Uni Eropa (UE) mendorong pengerahan pasukan penjaga perdamaian PBB ke daerah kantong Palestina tersebut setelah berakhirnya operasi militer Israel.
Pada hari Senin, diplomat utama UE, Josep Borrell, mengatakan bahwa kerangka pembangunan perdamaian pasca-konflik harus dikembangkan bekerja sama dengan Amerika Serikat dan negara-negara Arab.
Safadi menegaskan bahwa solusi dua negara bagi Israel dan Palestina akan menjadi satu-satunya jalan ke depan.
“Biar saya perjelas. Saya tahu bahwa saya berbicara atas nama Yordania, tetapi setelah membahas masalah ini dengan banyak orang, dengan hampir semua saudara kita, tidak akan ada pasukan Arab yang pergi ke Gaza. Tidak ada. Kami tidak akan dilihat sebagai musuh,” kata Menlu Yordania tersebut, seperti dikutip RT, Minggu (19/11/2023).
Dia juga menuduh pemerintah Israel saat ini, yang dipimpin oleh Netanyahu, bertujuan untuk mengusir warga Palestina dari Gaza. Menlu Safadi juga menyebut rencana tersebut sebagai “ancaman langsung” terhadap keamanan nasional Yordania.
Lihat Juga :