Korut Jatuhkan Selebaran Berbunyi 'Trump Sakit Mental' di Seoul

Senin, 30 Oktober 2017 - 07:47 WIB
Korut Jatuhkan Selebaran...
Korut Jatuhkan Selebaran Berbunyi 'Trump Sakit Mental' di Seoul
A A A
SEOUL - Otoritas Korea Utara (Korut) menjatuhkan selebaran berisi tulisan yang menghina Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di atas Ibu Kota Korea Selatan (Korsel), Seoul. Tulisan di selebaran itu menyebut Trump “sakit mental” dan “dotard”.

Istilah “dotard” pernah digunakan diktator muda Korut Kim Jong-un yang berarti seseorang yang lemah atau pikun.

Selebaran-selebaran dari Pyongyang itu dimasukkan ke dalam balon dan dijatuhkan di atas wilayah Seoul.

Penghinaan tersebut diduga sebagai respons Kim Jong-un terhadap komentar yang disampaikan oleh Trump di hadapan Majelis Umum PBB bulan lalu di mana presiden AS tersebut meledek sang pemimpin Korea Utara dengan sebutan “manusia roket”.

Gambar-gambar selebaran tersebut dipublikasikan di Twitter pada hari Minggu oleh James Pearson, koresponden Korea Utara untuk Reuters.

“’Sakit mental’, ‘Trump Dotard’—ditemukan di lebih banyak selebaran propaganda dari Korea Utara di Seoul tengah,” tulis Pearson via akun @pearswick, yang dikutip Senin (30/10/2017).

Pesan penghinaan itu muncul setelah beberapa pekan lalu, poster-poster yang memuat gambar hantu Trump dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dikirim Korut melalui zona demiliterisasi (DMZ).

Ketegangan di semenanjung Korea terus meningkat ketika Pyongyang bertekad untuk terus melakukan uji coba senjata nuklir dan rudal untuk menanggapi latihan militer gabungan reguler AS dan Korea Selatan.

Dalam sebuah kunjungan ke Korea Selatan pada hari Sabtu, Menteri Pertahanan AS James Mattis mengatakan bahwa dia tidak dapat membayangkan AS bisa menerima Korea Utara sebagai negara nuklir. Setelah bertemu dengan Meteri Pertahanan Korea Selatan Song Young-moo, Mattis mengatakan bahwa Washington tidak akan mengurangi tekanan pada Pyongyang.

”Jangan salah, serangan ke Amerika Serikat atau sekutunya, akan dikalahkan. Dan penggunaan senjata nuklir apapun akan disambut dengan respons militer besar-besaran yang efektif dan luar biasa,” kata Mattis.
(mas)
Berita Terkait
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Korea Utara Marah Kapal...
Korea Utara Marah Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
27 menit yang lalu
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
49 menit yang lalu
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
3 jam yang lalu
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
4 jam yang lalu
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
5 jam yang lalu
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
6 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved