Ratapan Guru Sekolah Gaza akibat Perang: Saya Mengajar Anak-anak tapi Israel Membunuh Mereka
Rabu, 15 November 2023 - 14:58 WIB
loading...
A
A
A
“Saya sudah berada di sini siang dan malam selama 31 hari. Saya tinggal di sini karena ini bukan hanya tempat penampungan bagi para pengungsi di Gaza, tapi juga karena saya kehilangan banyak murid saya. Saya mengajar mereka, tapi serangan Israel membunuh mereka,” lanjut Tabsh.
Guru sekolah lainnya, Ruwaida Amer, menyampaikan kerinduannya mengajar di sekolah.
“Biasanya saya dan murid-murid saya mulai mengenal satu sama lain dan membangun ikatan cinta dan kepercayaan yang akan tumbuh sepanjang tahun,” kata Amer, seperti dikutip dari Al Jazeera.
“Sekarang, sudah lebih dari dua bulan sejak awal tahun ajaran, namun saya belum mempunyai kesempatan untuk mengenal siswa baru saya yang duduk di kelas lima. Saya merindukan aspek itu, bagian terpenting dari pekerjaan saya yang paling saya pedulikan, menemukan ruang di mana siswa saya dapat mempercayai saya tanpa ada hambatan di antara kami,” ujar Amer.
Sebelumnya, pada 6 November lalu, melalui Menteri Pendidikan, Palestina menghentikan tahun ajaran 2023-2024 di Jalur Gaza.
Guru sekolah lainnya, Ruwaida Amer, menyampaikan kerinduannya mengajar di sekolah.
“Biasanya saya dan murid-murid saya mulai mengenal satu sama lain dan membangun ikatan cinta dan kepercayaan yang akan tumbuh sepanjang tahun,” kata Amer, seperti dikutip dari Al Jazeera.
“Sekarang, sudah lebih dari dua bulan sejak awal tahun ajaran, namun saya belum mempunyai kesempatan untuk mengenal siswa baru saya yang duduk di kelas lima. Saya merindukan aspek itu, bagian terpenting dari pekerjaan saya yang paling saya pedulikan, menemukan ruang di mana siswa saya dapat mempercayai saya tanpa ada hambatan di antara kami,” ujar Amer.
Sebelumnya, pada 6 November lalu, melalui Menteri Pendidikan, Palestina menghentikan tahun ajaran 2023-2024 di Jalur Gaza.
Lihat Juga :