Tillerson: Tidak Ada Tempat untuk Assad di Suriah

Jum'at, 27 Oktober 2017 - 00:36 WIB
Tillerson: Tidak Ada...
Tillerson: Tidak Ada Tempat untuk Assad di Suriah
A A A
JENEWA - Presiden Bashar al-Assad dan keluarganya tidak memiliki peran di masa depan Suriah. Hal itu ditegaskan Sekretaris Negara Amerika Serikat (AS), Rex Tillerson.

Tillerson mengatakan bahwa pemerintah Trump mendukung perundingan perdamaian Jenewa sebagai satu-satunya cara untuk mengakhiri perang enam tahun dan beralih ke transisi politik dan pemilihan.

Ia mengatakan hal itu setelah mengadakan pembicaraan dengan Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura. Sebelumnya de Mistura mengumumkan bahwa perundingan damai yang terhenti antara pemerintah Suriah dan oposisi akan dilanjutkan di Jenewa pada 28 November mendatang.

"Amerika Serikat menginginkan Suriah yang utuh dan bersatu tanpa peran Bashar al-Assad di pemerintahan," kata Tillerson seperti dilansir dari Reuters, Jumat (27/10/2017).

"Ini adalah pandangan kami dan saya telah mengatakan ini berkali-kali juga bahwa kami tidak percaya bahwa ada masa depan bagi rezim Assad dan keluarga Assad. Masa pemerintahan keluarga Assad akan segera berakhir. Satu-satunya masalah adalah bagaimana hal itu harus dilakukan," lanjutnya.

"Ketika pemerintah Trump mulai beroperasi, kami berpendapat bahwa ini bukanlah sebuah prasyarat bahwa Assad pergi sebelum proses peralihan dimulai," tukasnya.

Didukung oleh kekuatan udara Rusia dan milisi yang didukung Iran, Assad tampaknya tidak dapat ditahan secara militer dan bulan lalu sekutu Assad Hizbullah mengumumkan kemenangan dalam perang Suriah.

Pasukan tersebut telah mendorong negara Islam kembali dari sebagian besar wilayah timur Suriah dalam beberapa bulan terakhir. Selama setahun terakhir Hizbullah telah membawa banyak wilayah kantong yang dikuasai pemberontak di sekitar Aleppo, Homs dan Damaskus.

Perundingan gencatan senjata yang ditengahi oleh Rusia, Turki, Iran dan Amerika Serikat di daerah-daerah yang dikuasai pemberontak di Suriah barat telah membebaskan tenaga kerja untuk sekutu-sekutu Assad.

Tillerson menyebut pembahasannya dengan Mistura "berbuah" dan mengatakan bahwa AS akan melanjutkan usahanya untuk mengurangi kekerasan di Suriah".

Dia mengatakan satu-satunya alasan pasukan Assad telah berhasil mengubah arus dalam perang melawan ISIS dan militan lainnya adalah dukungan udara yang di terima dari Rusia.

Tillerson mengatakan Iran, sekutu utama Assad lainnya, seharusnya tidak dipandang telah membuat perbedaan dalam kekalahan ISIS di Suriah.

"Saya tidak melihat Suriah sebagai kemenangan bagi Iran. Saya melihat Iran sebagai gantungan baju. Saya tidak berpikir bahwa Iran harus diberi penghargaan atas kekalahan ISIS di Suriah. Sebaliknya, saya pikir mereka telah memanfaatkan situasi ini," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Suriah yang Didanai Amerika Serikat, Benarkah Dibuat untuk Perdamaian?
Suriah Diterima Kembali...
Suriah Diterima Kembali ke Liga Arab, Amerika Serikat Kesal
Apakah Amerika Serikat...
Apakah Amerika Serikat Danai Pemberontak Suriah Gulingkan Assad? Ini Jawabannya
Rudal Hantam Pangkalan...
Rudal Hantam Pangkalan Militer Amerika Serikat di Suriah
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Berita Terkini
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
1 jam yang lalu
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
2 jam yang lalu
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
3 jam yang lalu
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
4 jam yang lalu
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
8 jam yang lalu
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved