Siswa SD Ini Diberi PR Hitung 10.000 Butir Beras, Jam 2 Pagi Belum Rampung, Keluarganya Frustrasi

Senin, 13 November 2023 - 12:52 WIB
loading...
A A A
Orang tua terkejut dengan penjelasan guru. Dengan tenang guru itu menjelaskan bahwa latihan tersebut tidak dimaksudkan agar siswa menghitung 10.000 butir beras secara langsung.

Sebaliknya, hal ini dirancang untuk mendorong anak-anak dan orang tua menemukan cara yang lebih mudah untuk menyelesaikan tugas, memperkuat ikatan mereka sekaligus mengembangkan keterampilan berpikir dan kreativitas anak ketika menghadapi situasi yang menantang.

Guru menyarankan agar orang tua dapat membantu anaknya dengan menghitung 200 butir beras dan menimbangnya untuk mengetahui berapa butir di dalamnya. Mereka kemudian dapat mengulangi proses penimbangan sebanyak 50 kali untuk memperkirakan dengan cepat sekitar 10.000 butir.

Tujuan utama latihan ini adalah untuk menguji keluwesan berpikir, meningkatkan kemampuan analisis logis siswa. Metode ini tidak hanya membantu siswa mengurangi stres belajar siang dan malam tetapi juga membantu mereka mengembangkan keterampilan penting.

Penjelasan guru membuat orang tua terkejut dan mengungkapkan bahwa keluarga itu belum diberitahu tentang metode penghitungan ini, sehingga menyebabkan kebingungan dan kesalahpahaman tentang PR yang diberikan guru.

Setelah di-posting di media sosial, kejadian tersebut mendapat beragam pendapat.

Meskipun ada yang mendukung metode pengajaran baru ini untuk membantu anak-anak mempelajari dan mempraktikkan berbagai keterampilan selain membaca buku teks, ada pula yang percaya bahwa PR tersebut adalah tanggung jawab orang tua karena anak tidak dapat menyelesaikan tugas tersebut sendirian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved