Perang Israel-Hamas Sedang Mencapai Klimaks

Minggu, 12 November 2023 - 10:51 WIB
loading...
A A A
AS telah mendorong penghentian pertempuran sementara untuk memungkinkan distribusi bantuan kepada warga sipil di wilayah yang terkepung.

Namun, Israel sejauh ini hanya menyetujui periode harian singkat di mana warga sipil dapat meninggalkan wilayah pertempuran darat di Gaza utara dan menuju ke selatan dengan berjalan kaki melalui arteri utama utara-selatan di wilayah tersebut.

Bulan Sabit Merah Palestina mem-posting di X (sebelumnya Twitter) bahwa tank Israel sekarang berada pada ketinggian 65 kakijauh dari Rumah Sakit al-Quds di Kota Gaza, dan penembakan langsung tersebut menciptakan "kepanikan dan ketakutan yang luar biasa di antara 14.000 pengungsi."

Sementara itu, Angelita Caredda, direktur regional Timur Tengah Dewan Pengungsi Norwegia, mengatakan kepada Newsweek pada hari Sabtu: "Mereka yang dirawat atau mencari perlindungan di rumah sakit tidak punya tempat lain untuk pergi.”

"Fasilitas medis dan mereka yang merawat orang sakit dan terluka memiliki perlindungan khusus berdasarkan hukum kemanusiaan internasional yang harus dihormati dalam segala keadaan,” kata Caredda dalam komentar email-nya.

“Kegagalan untuk melakukan hal ini merupakan pelanggaran berat terhadap hukum kemanusiaan internasional,” imbuh dia. “Gencatan senjata yang mendesak diperlukan untuk menghindari jatuhnya lebih banyak nyawa tak berdosa. Semua pihak harus mematuhi hukum perang untuk menyelamatkan semua warga sipil.”

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Hamas harus disalahkan atas kerugian yang dialami warga sipil dan bahwa, meskipun Israel telah mendesak warga sipil untuk meninggalkan zona pertempuran.

“Hamas melakukan segala yang bisa dilakukan untuk mencegah mereka pergi," katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Balas Dendam Israel!...
Balas Dendam Israel! Iran Dibombardir Rudal Balistik Pasca Ketegangan
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Abaikan Trump, Israel...
Abaikan Trump, Israel Terus Gempur Lebanon
Rekomendasi
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Berita Terkini
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved