Lebanon, Negeri Kahlil Gibran dengan Ledakan dari Masa ke Masa

Kamis, 06 Agustus 2020 - 10:01 WIB
loading...
Lebanon, Negeri Kahlil...
Awan jamur besar muncul sesaat setelah ledakan yang menghentakkan banyak gedung di sekitar pelabuhan Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020). Foto/RIA Novosti
A A A
BEIRUT - Lebanon merupakan negeri tempat penyair dan terkenal Kahlil Gibran dilahirkan. Sebelum ledakan mengerikan di Beirut Selasa malam yang menewaskan 135 orang dan melukai ribuan orang lainnya, negara itu sudah diguncang ledakan dari masa ke masa.

Gibran lahir di Bsharri, Lebanon, pada 6 Januri 1883. Karya-karya yang romantis dan terkadang religus tak lepas dari pengaruh budaya negara asalnya. Terlepas dari keindahan kata-kata yang dituliskan penyair ini, Lebanon menorehkan sejarah kekacauan dan pertumpahan darah. (Baca: Viral, Pengantin Beirut Ini Syuting lalu Ledakan Mengguncang )

Berikut adalah time lineyang dirangkum SINDOnews.com dari beberapa ledakan di Lebanon sejak mantan Perdana Menteri Rafik al-Hariri dibunuh pada 14 Februari 2005.

13 Juni 2007
Anggota parlemen anti-Suriah Walid Eido dan lima orang lainnya tewas oleh bom mobil di dekat klub pantai Beirut.

12 Oktober 2007
Sebuah bom mobil yang diduga berada di dekat Beirut menewaskan seorang perwira senior militer yang merupakan pesaing utama untuk mengambil alih sebagai panglima militer.

25 Jan 2008
Sebuah bom mobil menewaskan seorang perwira polisi yang terlibat dalam penyelidikan pembunuhan di Lebanon, dalam serangan di pinggiran lingkungan komunitas Kristen di Beirut.

19 Oktober 2012
Sebuah ledakan bom mobil di Beirut menewaskan seorang pejabat tinggi keamanan Lebanon yang penyelidikannya melibatkan Suriah dan Hizbullah dalam pembunuhan al-Hariri pada 2005.

9 Juli 2013
Sebuah bom mobil besar mengoyak kubu kelompok militan Hizbullah Lebanon di Beirut yang bertempur bersama Presiden Bashar al-Assad dalam perang saudara Suriah. Insiden ini melukai 53 orang.

15 Agustus 2013
Setidaknya 20 orang tewas dan lebih dari 212 lainnya terluka ketika sebuah bom mobil meledak di dekat markas Hizbullah di daerah Dahia selatan Beirut.

19 November 2013
Dua pemboman bunuh diri mengguncang kompleks kedutaan Iran di Lebanon, menewaskan sedikitnya 23 orang termasuk seorang atase budaya Iran.

27 Des 2013
Mantan menteri Lebanon Mohamad Chatah, yang menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad, tewas dalam ledakan bom besar-besaran. Milisi Syiah Hizbullah dicurigai berada di balik ledakan bom tersebut.

24 Juni 2014
Seorang petugas keamanan tewas ketika seorang pembom bunuh diri meledakkan sebuah bom mobil di dekat pos pemeriksaan tentara Lebanon di Beirut.

2 Januari 2014
Sebuah bom mobil menewaskan sedikitnya lima orang dari kubu Hizbullah di Beirut selatan. Ini merupakan insiden terbaru dari serangkaian serangan mematikan terhadap sasaran Syiah dan Sunni di Lebanon.

12 November 2015
Sedikitnya 43 orang tewas dan lebih dari 240 luka-luka dalam dua ledakan bom bunuh diri yang diklaim oleh ISIS di distrik pemukiman padat di pinggiran selatan Beirut, wilayah kubu kelompok Hizbullah.

12 Juni 2016
Sebuah bom meledak di luar markas Lebanon Blom Bank di pusat Beirut, menyebabkan kerusakan tetapi tidak ada korban jiwa.

24 Januari 2018
Sebuah ledakan bom melukai seorang anggota kelompok Hamas Palestina di kota Sidon, Lebanon. Ledakan ini menghancurkan mobilnya ketika ia hendak masuk.

4 Agustus 2020
Ledakan kembar di pelabuhan Beirut, Lebanon. Sebanyak 135 orang tewas dan lebih dari 4.000 orang lainnya terluka. Ini merupakan ledakan terbesar dalam sejarah Lebanon. Kesimpulan awal dari otoritas keamanan setempat menyatakan penyebab ledakan adalah tumpukan 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan di sebuah gudang di pelabuhan.

Selain rentetan ledakan itu, Lebanon juga sudah lama menderita akibat perang sipil dan perang antara Hizbullah dengan Israel tahun 2006.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
10 Petinju dengan Pendapatan...
10 Petinju dengan Pendapatan Tertinggi Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved