Kapal Induk AS Intai Militer China sebelum Pamer Kekuatan pada Korut

Minggu, 01 Oktober 2017 - 09:31 WIB
Kapal Induk AS Intai...
Kapal Induk AS Intai Militer China sebelum Pamer Kekuatan pada Korut
A A A
WASHINGTON - Kapal induk bertenaga nuklir Amerika Serikat (AS), USS Ronald Reagan, mengintai aktivitas militer China di Laut China Selatan. Operasi pengawasan ini terjadi sebelum armada kapal raksasa itu pamer kekuatan kepada Korea Utara (Korut) 15 Oktober nanti.

Pada hari Sabtu, pesawat jet tempur F-18 Super Hornet mengaum dari geladak kapal induk USS Ronald Reagan selama latihan rutin di perairan internasional di Laut China Selatan. Dua kapal selam China tetap mempertahankan posisinya berjejer terus-menerus.

Petugas di kapal USS Ronald Reagan yang berbasis di Jepang menggambarkan pengawasan dilakukan di dekat kuartal kedua dari kapal-kapal Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China di perairan internasional.

Terkadang, kata para petugas, kapal-kapal China juga mendekat untuk memeriksa kapal induk AS dalam perjalanan ke destinasi lain. Di lain waktu, kapal selam China bertahan berlama-lama dalam pengawasan kapal-kapal dan pesawat AS yang melindungi kapal induk USS Ronald Reagan.

Baca juga: Seteru dengan Korut Memanas, Kapal Induk Nuklir AS Siap Meluncur

Untuk memastikan perjalanan yang aman, awak kapal Washington akan mengingatkan kru kapal China jika USS Ronald Reagan mengubah arah dengan tajam.

”Kami tidak memiliki masalah, mereka sangat profesional,” kata Laksamana Muda Marc Dalton, komandan armada penyerang USS Ronald Reagan, serta pemimpin pasukan tempur Armada Ketujuh AS. ”Kami melihat mereka secara teratur,” lanjut dia, seperti dikutip Reuters, Minggu (1/10/2017).

Kementerian pertahanan Korea Selatan telah mengumumkan bahwa kapal induk raksasa Washington itu akan melakukan latihan gabungan dengan Angkatan Laut Seoul pada pertengahan Oktober. Latihan yang direncanakan akan berlangsung di perairan dekat Semenanjung Korea yang mencakup latihan mendeteksi, melacak dan mencegat rudal Korut.

Dalton mengakui ada tantangan tingkat tinggi, namun dia menegaskan bahwa satuan tugasnya telah lama digunakan untuk menjaga kesiapannya sepenuhnya.

”Sebagai kekuatan yang dikerahkan ke depan, kami sudah tahu di mana kami harus menjalankan misi kami sepanjang waktu,” katanya.

Dia tidak merinci setiap kemungkinan kontigensi Korut tertentu, namun dia menggambarkan uji coba rudal Pyongyang dan program nuklirnya sebagai bahaya yang tumbuh. ”AS sangat jelas terkait penggunaan semua opsi agar Korut dapat mengubah jalurnya,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
2 jam yang lalu
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
3 jam yang lalu
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
4 jam yang lalu
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
5 jam yang lalu
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
6 jam yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
9 jam yang lalu
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved