Terungkap! Eropa Bantu Perang Israel di Gaza dengan Senjata Vital
Jum'at, 03 November 2023 - 17:46 WIB
loading...
A
A
A
“Israel melakukan kejahatan perang terhadap rakyat Palestina dalam pengepungan dan pemboman yang sedang berlangsung di Gaza, menyebabkan bencana kemanusiaan dan membunuh ribuan warga sipil,” imbuhnya.
Dengan mengirimkan suku cadang penting yang memungkinkan kampanye pengeboman Israel, dia mengklaim pemerintah dan industri Inggris terlibat dalam kejahatan perang ini.
Lembaga hak asasi manusia, Amnesty International mengatakan, mengirim peralatan militer ke Israel bertentangan dengan kebijakan Uni Eropa (UE) yang mewajibkan penghormatan terhadap hak asasi manusia di negara tujuan akhir serta penghormatan terhadap hukum kemanusiaan internasional di negara tersebut.
Pasal 6 dan 7 Perjanjian Perdagangan Senjata juga melarang pengiriman senjata jika ada risiko utama senjata dapat digunakan untuk melakukan atau memfasilitasi pelanggaran serius terhadap hukum kemanusiaan internasional.
“Negara-negara yang terus mengirimkan senjata ke Israel atau Hamas dan kelompok bersenjata Palestina lainnya dengan pengetahuan bahwa negara atau kelompok penerima menggunakan senjata tersebut untuk melakukan tindakan yang salah secara internasional – yang mencakup kejahatan berdasarkan hukum internasional seperti kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan – mereka sendiri berisiko membantu dan membantu melakukan kesalahan tersebut,” ucap Patrick Wilcken, peneliti masalah militer, keamanan dan kepolisian di Amnesty International, kepada Euronews.
Amnesty International telah lama menyerukan embargo senjata komprehensif terhadap Israel, Hamas dan kelompok bersenjata Palestina lainnya.
“Kami mengambil posisi ini karena pola pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia internasional dan hukum kemanusiaan yang terjadi selama bertahun-tahun akibat banyak konflik,” tukasnya.
Baca Juga: Ketika Para Jurnalis Jadi Korban Keganasan Serangan Israel di Gaza
Dengan mengirimkan suku cadang penting yang memungkinkan kampanye pengeboman Israel, dia mengklaim pemerintah dan industri Inggris terlibat dalam kejahatan perang ini.
Lembaga hak asasi manusia, Amnesty International mengatakan, mengirim peralatan militer ke Israel bertentangan dengan kebijakan Uni Eropa (UE) yang mewajibkan penghormatan terhadap hak asasi manusia di negara tujuan akhir serta penghormatan terhadap hukum kemanusiaan internasional di negara tersebut.
Pasal 6 dan 7 Perjanjian Perdagangan Senjata juga melarang pengiriman senjata jika ada risiko utama senjata dapat digunakan untuk melakukan atau memfasilitasi pelanggaran serius terhadap hukum kemanusiaan internasional.
“Negara-negara yang terus mengirimkan senjata ke Israel atau Hamas dan kelompok bersenjata Palestina lainnya dengan pengetahuan bahwa negara atau kelompok penerima menggunakan senjata tersebut untuk melakukan tindakan yang salah secara internasional – yang mencakup kejahatan berdasarkan hukum internasional seperti kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan – mereka sendiri berisiko membantu dan membantu melakukan kesalahan tersebut,” ucap Patrick Wilcken, peneliti masalah militer, keamanan dan kepolisian di Amnesty International, kepada Euronews.
Amnesty International telah lama menyerukan embargo senjata komprehensif terhadap Israel, Hamas dan kelompok bersenjata Palestina lainnya.
“Kami mengambil posisi ini karena pola pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia internasional dan hukum kemanusiaan yang terjadi selama bertahun-tahun akibat banyak konflik,” tukasnya.
Baca Juga: Ketika Para Jurnalis Jadi Korban Keganasan Serangan Israel di Gaza
(ian)
Lihat Juga :