Biden Yakin Netanyahu Hanya Bertahan Beberapa Bulan Lagi sebagai PM Israel

Kamis, 02 November 2023 - 17:45 WIB
loading...
Biden Yakin Netanyahu...
Presiden AS Joe Biden bertemu PM Israel Benjamin Netanyahu. Foto/AP
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yakin Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu hanya punya beberapa bulan lagi untuk menjabat.

Keyakinan Biden itu diungkap pejabat AS saat ini dan mantan pejabat AS kepada Politico.

Menurut laporan itu, Biden mengatakan kepada Netanyahu secara pribadi bahwa dia harus memikirkan “pelajaran” yang bisa dia bagikan kepada penggantinya.

Pejabat senior AS yang masih menjabat saat ini mengatakan kepada Politico bahwa pertanyaan tentang kerentanan Netanyahu sebagai seorang pemimpin selalu ada “di latar belakang”.

Mereka percaya masa jabatan perdana menteri yang terpanjang dalam sejarah Israel itu kemungkinan akan berakhir setelah putaran awal pertempuran di Gaza selesai.

“Harus ada perhitungan dalam masyarakat Israel mengenai apa yang terjadi,” tegas pejabat AS tersebut.

Dia menjelaskan, “Pada akhirnya, tanggung jawab berhenti di meja perdana menteri.”

Biden membahas kelangsungan masa depan politik Netanyahu dengan para pembantunya dalam pertemuan Gedung Putih baru-baru ini, termasuk setelah perjalanannya ke Israel di mana dia memiliki kesempatan bertemu langsung dengan perdana menteri Israel itu, menurut laporan media pada Rabu (1/11/2023).

Para pejabat yakin Netanyahu masih memiliki sisa beberapa bulan sebagai perdana menteri, atau sampai berakhirnya fase awal operasi militer Israel di Gaza.

Baca juga: Kuburan Yahudi di Wina Dibakar, Pemerintah Austria Murka

Salah satu pejabat pemerintah yang dikutip mengindikasikan diskusi mengenai situasi di Timur Tengah selalu mempertimbangkan goyahnya posisi kekuasaan Netanyahu di Israel, dan fakta bahwa ia juga kehilangan dukungan publik setelah serangan Hamas yang mengejutkan Tel Aviv, serta di tengah meningkatnya sentimen protes di seluruh dunia terhadap kebrutalan tentara Israel terhadap warga sipil Palestina.

Netanyahu pada Minggu memposting pesan di X, di mana dia mengecam badan pertahanan dan intelijen Israel, mengatakan dia tidak diperingatkan tentang rencana Hamas sebelum serangan 7 Oktober 2023.

Pemimpin oposisi Israel Yair Lapid mengatakan Netanyahu telah "melewati garis merah" dengan menyalahkan tentara dan dinas keamanan negara tersebut atas kegagalan yang menyebabkan serangan mematikan terhadap Israel.

Beberapa jam kemudian, Netanyahu menghapus postingan tersebut dan meminta maaf karena menimbulkan gelombang kritik keras dari berbagai pihak.

Pada 7 Oktober, Hamas melancarkan serangan roket besar-besaran terhadap Israel dari Jalur Gaza dan melintasi perbatasan, membunuh dan menculik orang-orang di komunitas pemukim ilegal Israel.

Israel melancarkan serangan balasan dan memerintahkan blokade total terhadap Jalur Gaza, rumah bagi lebih dari 2 juta orang, memutus pasokan air, makanan, dan bahan bakar.

Eskalasi konflik telah mengakibatkan ribuan orang tewas dan terluka di kedua belah pihak. Israel telah membunuh hampir 9.000 warga Palestina.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Infografis
ICC Akhirnya Minta PM...
ICC Akhirnya Minta PM Israel Benjamin Netanyahu Ditangkap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved