Meski Banyak Tentaranya Tewas, Israel Klaim Invasi Darat ke Gaza Sesuai Rencana

Kamis, 02 November 2023 - 04:35 WIB
loading...
Meski Banyak Tentaranya...
Tentara Israel mengklaim invasi darat ke Gaza sesuai rencana. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan operasi Israel di Gaza “berjalan sesuai rencana”. Padahal, 16 tentaranya dibantai Hamas dengan mudah selama invasi darat.

“Dengan perencanaan sebelumnya, intelijen yang tepat, dan serangan gabungan, pasukan kami menerobos garis depan pertahanan Hamas di utara Jalur Gaza,” kata Hagari, dilansir Times of Israel.

Dia menyebut pembunuhan panglima pasukan anti-tank Hamas itu penting, dan mengatakan hal itu akan berdampak pada kemampuan tempur kelompok itu di masa depan.

Militer Israel mengatakan pihaknya membunuh Muhammad Atzar, yang digambarkan sebagai kepala “sistem anti-tank” Hamas.

Baca Juga: Pakar Militer: Israel Kehilangan Keunggulan Metrik dalam Operasi Darat di Gaza

Dikatakan di bawah komandonya “sejumlah serangan anti-tank dilakukan terhadap warga Israel” dan tentara Israel.

Hamas tidak segera mengomentari pernyataan tentara Israel.

Sementara itu, "AS tidak memperhatikan apa yang dikatakan Hamas," kata analis senior Al Jazeera, Marwan Bishara.

Bishara mengatakan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, dalam pidato langsung yang kami laporkan hari ini, mengubah nada bicaranya dan menawarkan sebuah “solusi” – namun solusi tersebut sepertinya “akan diabaikan” di tengah dukungan terus-menerus dari negara-negara Barat terhadap Hamas. Israel.

"Haniyeh melampaui apa yang biasa dibicarakan Hamas, yaitu mengalahkan musuh dan PR semacam itu, hingga berbicara tentang negara Palestina dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya”, kata Bishara.

“Ini adalah nada politik baru… Ini tidak akan berhasil di Washington,” jelasnya. “Saya pikir ketika Washington berbicara tentang apa yang terjadi setelahnya, yang mereka maksud adalah apa yang terjadi setelah kehancuran Hamas, dan mungkin juga Gaza.”

Kemudian, Washington menegaskan Hamas tidak bisa menjadi masa depan pemerintahan di Gaza.
“Mereka tidak bisa,” kata John Kirby, juru bicara Gedung Putih, kepada wartawan tentang kelompok Palestina.

“Sekarang, apa yang terjadi selanjutnya setelah konflik? Kami tidak memiliki semua jawaban mengenai hal itu. Namun kami bekerja sama dengan mitra kami di kawasan ini untuk mengeksplorasi seperti apa tata kelola pemerintahan di Gaza dalam jangka panjang.

“Apa pun itu, itu bukan Hamas.”

Hamas memenangkan pemilihan legislatif Palestina tahun 2006. Perebutan kekuasaan pun terjadi antara kelompok Palestina dan saingan utamanya, Fatah, yang mendominasi Otoritas Palestina, sehingga mendorong Hamas menguasai Gaza pada tahun 2007.

Pada saat yang sama, Israel mulai memperketat pembatasan di Jalur Gaza.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Dipicu Kudeta 2021,...
Dipicu Kudeta 2021, Perang Saudara Myanmar Renggut Lebih dari 100 Ribu Jiwa
Dikritik karena Terima...
Dikritik karena Terima Hadiah Pesawat Air Force One dari Qatar, Ini Jawaban Trump
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga dan KKP Perkuat Penyediaan Energi bagi Nelayan
Liburan Mewah Tetap...
Liburan Mewah Tetap Bisa Hemat: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
Negara-negara Arab Kutuk...
Negara-negara Arab Kutuk Langkah Israel Blokir Bantuan ke Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved