Menteri Sosial Spanyol: Uni Eropa Mungkin Terlibat Genosida di Gaza

Senin, 30 Oktober 2023 - 19:05 WIB
loading...
Menteri Sosial Spanyol:...
Warga Palestina berjalan di sekitar bangunan yang hancur akibat pemboman Israel di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza pada Minggu, 29 Oktober 2023. Foto/AP/Hatem Moussa
A A A
MADRID - Menteri Hak Sosial Spanyol Ione Belarra mendesak para pemimpin Eropa segera mengambil tindakan terhadap Israel, termasuk memutuskan hubungan diplomatik dan menjatuhkan sanksi ekonomi.

Seruan itu muncul di tengah meningkatnya pemboman dan perluasan operasi darat Israel terhadap pejuang Hamas di wilayah kantong Palestina yang terkepung.

Dia juga menyerukan agar Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu diadili atas dugaan kejahatan perang yang dilakukan terhadap warga sipil di Gaza.

“Setelah malam yang mengerikan di Gaza ini, saya punya pesan yang sangat sederhana namun sangat penting untuk para pemimpin Eropa. Jangan membuat kita terlibat dalam genosida. Bertindak. Bukan atas nama kita,” tegas Belarra dalam pesan video penuh semangat di X pada Sabtu (28/10/2023).



Lebih dari 8.000 warga Palestina, termasuk 3.342 anak-anak, telah terbunuh di Gaza sejak kampanye udara Israel dimulai, menurut angka terbaru dari Kementerian Kesehatan Gaza.

Serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya ke Israel, serta ratusan serangan roket di wilayah Israel awal bulan ini, menyebabkan sekitar 1.400 orang tewas, sementara 230 warga Israel dan orang asing disandera, menurut Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Mengatasi parahnya situasi saat ini di Gaza dan pembalasan Israel yang tidak proporsional, menteri tersebut menyoroti penghentian layanan internet dan telepon di wilayah tersebut.

Dia mengklaim tindakan tersebut “memiliki tujuan yang sangat jelas” untuk menjamin bahwa “Israel melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan tanpa konsekuensi.”

“Kelambanan kita membuat kita menjadi kaki tangan,” tegas menteri tersebut, dengan alasan, “Israel percaya aliansi internasionalnya menjamin impunitasnya.”

“Kita harus bertindak sekarang, besok akan terlambat,” lanjut dia, menyuarakan pesannya kepada para pemimpin UE.

“Putuskan hubungan diplomatik dengan Negara Israel. Menerapkan sanksi ekonomi yang patut dicontoh terhadap mereka yang bertanggung jawab atas genosida ini. Dan tanpa ragu lagi, mari kita bawa Netanyahu ke Pengadilan Kriminal Internasional, sehingga dia bisa diadili atas tuduhannya, sebagai penjahat perang,” tegas dia.

Baca juga: Perang Sengit Pecah! Tank-tank Israel Capai Pinggir Kota Gaza, Potong Jalan Utama

Ia juga mengimbau warga Uni Eropa untuk turun ke jalan dan bersuara agar “genosida” ini segera berakhir.
IDF meningkatkan serangan udara dan darat di Gaza pada Jumat, menyebabkan pemadaman komunikasi hampir total.

Konektivitas pulih sebagian pada akhir pekan, namun blokade Israel terhadap Gaza terus berlanjut. Tak hanya itu, Netanyahu mengumumkan “tahap kedua” perang melawan Hamas pada Sabtu.

Pada Senin (30/10/2023), tank-tank Israel dikabarkan telah mencapai pinggiran Kota Gaza. Meski demikian, Hamas menyatakan mereka berhasil memukul mundur pasukan rezim Zionis.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Baru Diangkat, Panglima...
Baru Diangkat, Panglima Militer Baru Hamas Tewas Diserang Israel
Israel Mulai Deportasi...
Israel Mulai Deportasi Para Aktivis Armada Gaza yang Ditahan
Drone Hizbullah Melumpuhkan...
Drone Hizbullah Melumpuhkan 80 Persen Serangan Israel di Lebanon Selatan
Pemain Timnas Inggris...
Pemain Timnas Inggris Anthony Gordon Dikeroyok Media Spanyol
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved