Lesu Darah, Badan HAM PBB Sebut Israel Bisa Saja Lakukan Kejahatan Perang
Sabtu, 28 Oktober 2023 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan tersebut mencakup kecaman atas serangan udara Israel di Jalur Gaza dan blokadenya terhadap wilayah tersebut, serta kritik terhadap seruan Israel kepada warga Palestina untuk mengevakuasi daerah-daerah yang menjadi sasaran.
“Tidak ada tempat yang aman di Gaza. Memaksa orang-orang untuk mengungsi dalam situasi seperti ini dan ketika mereka berada dalam pengepungan total menimbulkan kekhawatiran serius mengenai pemindahan paksa, yang merupakan kejahatan perang,” bunyi pernyataan itu.
"Pemboman Israel di daerah padat penduduk telah menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur sipil dan hilangnya nyawa warga sipil yang, tampaknya, sulit untuk diselaraskan dengan hukum kemanusiaan internasional,” tambahnya.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah membombardir Gaza tanpa henti sejak pejuang Hamas menyusup ke Israel tiga minggu lalu, menewaskan sekitar 1.400 orang dan menyandera lebih dari 230 lainnya.
Baca Juga: Hamas Siap Bebaskan Sandera Non-Kombatan dengan Syarat Ini
Menurut Kementerian Kesehatan di daerah kantong Palestina, serangan udara Israel di Gaza telah menyebabkan kematian 7.028 orang, termasuk 2.913 anak-anak.
Kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), Philippe Lazzarini, mengatakan kepada wartawan di Yerusalem pada hari Jumat bahwa angka-angka yang dikeluarkan kementerian selalu dipandang “kredibel.”
“Tidak ada tempat yang aman di Gaza. Memaksa orang-orang untuk mengungsi dalam situasi seperti ini dan ketika mereka berada dalam pengepungan total menimbulkan kekhawatiran serius mengenai pemindahan paksa, yang merupakan kejahatan perang,” bunyi pernyataan itu.
"Pemboman Israel di daerah padat penduduk telah menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur sipil dan hilangnya nyawa warga sipil yang, tampaknya, sulit untuk diselaraskan dengan hukum kemanusiaan internasional,” tambahnya.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah membombardir Gaza tanpa henti sejak pejuang Hamas menyusup ke Israel tiga minggu lalu, menewaskan sekitar 1.400 orang dan menyandera lebih dari 230 lainnya.
Baca Juga: Hamas Siap Bebaskan Sandera Non-Kombatan dengan Syarat Ini
Menurut Kementerian Kesehatan di daerah kantong Palestina, serangan udara Israel di Gaza telah menyebabkan kematian 7.028 orang, termasuk 2.913 anak-anak.
Kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), Philippe Lazzarini, mengatakan kepada wartawan di Yerusalem pada hari Jumat bahwa angka-angka yang dikeluarkan kementerian selalu dipandang “kredibel.”
Lihat Juga :