900 Pasukan Elite AS Dikirim ke Israel, Iran dan Hamas Siap Beri Sambutan Mematikan

Jum'at, 27 Oktober 2023 - 22:38 WIB
loading...
900 Pasukan Elite AS...
Pasukan AS dikirim ke Israel untuk membantuk memerangi Hamas. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Sekitar 900 lagi tentara AS telah tiba di Timur Tengah atau sedang menuju ke sana untuk meningkatkan pertahanan udara bagi personel AS di tengah meningkatnya serangan oleh kelompok yang berafiliasi dengan Iran.

"Ketika ketegangan meningkat akibat perang Israel-Hamas, pasukan AS dan koalisi telah diserang setidaknya 12 kali di Irak dan empat kali di Suriah dalam seminggu terakhir," kata juru bicara Pentagon Brigadir Jenderal Patrick Ryder kepada wartawan.

Sebanyak 21 pasukan AS menderita luka ringan, sebagian besar di antaranya cedera otak traumatis.

Amerika Serikat telah mengirimkan kapal perang dan pesawat tempur ke wilayah tersebut sejak konflik meletus pada 7 Oktober, termasuk dua kapal induk, untuk mencoba menghalangi Iran dan kelompok yang didukung Iran. Jumlah pasukan yang ditambahkan ke wilayah tersebut mencapai ribuan.

Baca Juga: 5 Nasihat Militer AS ke Israel, Salah Satunya Invasi Darat ke Gaza seperti Bunuh Diri

Ryder mengatakan pasukan AS kembali menjadi sasaran pada Kamis pagi di Irak namun serangan itu gagal.

“Saya tidak akan memberikan informasi yang lebih spesifik kepada Anda mengenai kelompok tertentu yang mengaku bertanggung jawab (atas serangan terhadap personel AS), selain mengatakan bahwa kami tahu bahwa kelompok-kelompok ini berafiliasi dengan Iran,” kata Ryder.

Reuters melaporkan minggu ini bahwa militer AS mengambil langkah-langkah baru untuk melindungi pasukannya di Timur Tengah selama meningkatnya serangan yang diduga dilakukan oleh kelompok yang didukung Iran, dan membuka kemungkinan untuk mengevakuasi keluarga militer jika diperlukan.

Langkah-langkah tersebut termasuk meningkatkan patroli militer AS, membatasi akses ke fasilitas pangkalan dan meningkatkan pengumpulan intelijen, termasuk melalui drone dan operasi pengawasan lainnya.

AS juga meningkatkan pemantauan dari menara penjaga di fasilitas militernya, meningkatkan keamanan di titik akses pangkalan dan meningkatkan operasi untuk melawan potensi masuknya drone, roket, dan rudal.



Pengerahan pasukan AS terbaru ini terkait dengan rencana AS untuk mengerahkan sistem Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) dan baterai rudal Patriot.

Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian mengatakan kepada PBB pada hari Kamis bahwa jika pembalasan Israel terhadap pejuang Hamas Palestina di Jalur Gaza tidak berakhir, maka Amerika Serikat “tidak akan terhindar dari serangan ini.”

Pekan lalu di lepas pantai Yaman, sebuah kapal perang AS menembak jatuh lebih dari selusin drone dan empat rudal jelajah yang ditembakkan oleh Houthi yang didukung Iran.

Meningkatnya ketegangan telah membuat personel AS selalu waspada. Selama alarm palsu di pangkalan udara Al-Asad di Irak pada hari Kamis, seorang kontraktor sipil meninggal karena serangan jantung.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang PK Hari Ini, Bakal Hadir di PN Jaksel?
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
Berita Terkini
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved