Rusia: AS Kerahkan 12 Sistem Rudal Semakin Kacaukan Timur Tengah
Jum'at, 27 Oktober 2023 - 10:57 WIB
loading...
A
A
A
Konflik di Gaza dimulai ketika kelompok perlawanan Palestina; Hamas, memulai Operasi Badai al-Aqsaâsebuah serangan mendadak multi-cabang pada 7 Oktober yang mencakup serangkaian peluncuran roket dan infiltrasi ke Israel melalui darat, laut dan udara.
Hamas mengatakan serangan tersebut merupakan pembalasan atas penyerbuan Masjid al-Aqsa dan meningkatnya kekerasan yang dilakukan pemukim Israel terhadap warga Palestina.
Militer Israel kemudian melancarkan pengeboman nyaris tanpa henti terhadap target-target Hamas di Jalur Gaza.
Lebih dari 7.000 orang tewas di Gaza. Sedangkan di Israel lebih dari 1.400 orang tewas.
Sebanyak 2,3 juta penduduk Gaza telah kehabisan makanan, air, obat-obatan, dan bahan bakar, dan konvoi bantuan yang diizinkan masuk ke Gaza hanya membawa sebagian kecil dari apa yang dibutuhkan.
Hamas mengatakan serangan tersebut merupakan pembalasan atas penyerbuan Masjid al-Aqsa dan meningkatnya kekerasan yang dilakukan pemukim Israel terhadap warga Palestina.
Militer Israel kemudian melancarkan pengeboman nyaris tanpa henti terhadap target-target Hamas di Jalur Gaza.
Lebih dari 7.000 orang tewas di Gaza. Sedangkan di Israel lebih dari 1.400 orang tewas.
Sebanyak 2,3 juta penduduk Gaza telah kehabisan makanan, air, obat-obatan, dan bahan bakar, dan konvoi bantuan yang diizinkan masuk ke Gaza hanya membawa sebagian kecil dari apa yang dibutuhkan.
(mas)
Lihat Juga :