Hampir Sebulan Kosong, DPR AS Akhirnya Punya Ketua Baru

Kamis, 26 Oktober 2023 - 01:42 WIB
loading...
A A A
Terpilih untuk mewakili Distrik Kongres ke-4 pedesaan Louisiana pada tahun 2016, Johnson bertugas di komite Kehakiman dan Angkatan Bersenjata dan menjabat sebagai Ketua Komite Studi Partai Republik, sebuah kaukus berorientasi kebijakan konservatif, sebelum mengambil perannya saat ini sebagai Wakil Ketua Konferensi Partai Republik dan Deputi Whip.

Johnson, yang sebelumnya kalah dalam nominasi dari Tom Emmer, memberikan suara menentang Undang-Undang Penghormatan terhadap Pernikahan dan mengesahkan pemilu tahun 2020. Selain itu, Johnson memainkan peran penting dalam upaya untuk membatalkan pemilu, dengan memimpin amicus brief, yang ditandatangani oleh lebih dari 100 anggota DPR dari Partai Republik, yang mendukung gugatan di Texas yang bertujuan untuk membatalkan hasil pemilu di empat negara bagian: Georgia, Michigan, Pennsylvania, dan Wisconsin.

Anggota parlemen Louisiana itu juga menolak memberikan dukungannya terhadap rancangan undang-undang pendanaan bipartisan selama 47 hari, sebuah pemungutan suara kritis yang pada akhirnya memicu pemberontakan konservatif yang mengakibatkan tersingkirnya McCarthy.

“Kami mengaguminya, dan saya pikir dia akan melakukan pekerjaannya dengan baik untuk negara ini dan untuk alasan yang tepat,” kata anggota Kongres konservatif Matt Gaetz dari Florida, yang memimpin upaya untuk menggulingkan McCarthy, kepada wartawan setelah pemungutan suara pencalonan Johnson.

"Mike Johnson tidak dibeli dan dibayar. Mike Johnson melakukan apa yang benar," imbuhnya.

Baca Juga: AS Gempar, Presiden Sinagoga Detroit Ditemukan Tewas Terbunuh di Luar Rumahnya

Ketua DPR AS ke-56 itu menghadapi jadwal yang padat ketika pemerintah mendekati batas waktu penutupan federal pada 17 November dan Senat bersiap untuk meloloskan rancangan undang-undang yang menyediakan bantuan bagi sekutu Amerika yang sedang dilanda konflik, Israel dan Ukraina, dan isu ini kemungkinan akan memecah belah anggota DPR dari Partai Republik yang sebagian besar mendukung Israel namun hampir terpecah dalam dukungan mereka terhadap Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved