Eskalasi Perang Gaza Meningkat, Negara Tetangga Indonesia Ini Kirim Jet Tempur dan Pasukan Elite ke Timur Tengah
Rabu, 25 Oktober 2023 - 16:49 WIB
loading...
A
A
A
Ia juga menjelaskan bahwa situasi di kawasan ini “menantang dan berkembang pesat,” seraya menambahkan bahwa warga Australia yang ingin meninggalkan negaranya didorong untuk mengambil pilihan komersial pertama yang tersedia bagi mereka.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong menyerukan “jeda kemanusiaan dalam permusuhan” di Gaza agar pasokan bisa masuk dan warga sipil bisa selamat.
“Kami menyerukan penghentian kemanusiaan dalam permusuhan, sehingga makanan, air, obat-obatan dan bantuan penting lainnya dapat menjangkau orang-orang yang sangat membutuhkan, sehingga warga sipil dapat selamat,” kata Wong dalam sebuah pernyataan yang diposting di akun resmi X-nya, yang sebelumnya bernama Twitter.
Mengakui terbatasnya akses terhadap bantuan bagi warga Gaza dalam beberapa hari terakhir, Wong mengatakan bantuan tersebut “belum cukup.”
Komentarnya muncul ketika Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) pada hari Selasa memperingatkan bahwa hanya delapan dari 20 truk bantuan yang semula dijadwalkan tiba hari itu telah memasuki Gaza melalui penyeberangan Rafah.
Wong menambahkan bahwa “warga sipil Palestina yang tidak bersalah tidak boleh menderita karena kemarahan yang dilakukan oleh Hamas,” sambil juga mengatakan bahwa “cara Israel menggunakan haknya untuk mempertahankan diri penting… bagi warga sipil di seluruh wilayah.”
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong menyerukan “jeda kemanusiaan dalam permusuhan” di Gaza agar pasokan bisa masuk dan warga sipil bisa selamat.
“Kami menyerukan penghentian kemanusiaan dalam permusuhan, sehingga makanan, air, obat-obatan dan bantuan penting lainnya dapat menjangkau orang-orang yang sangat membutuhkan, sehingga warga sipil dapat selamat,” kata Wong dalam sebuah pernyataan yang diposting di akun resmi X-nya, yang sebelumnya bernama Twitter.
Mengakui terbatasnya akses terhadap bantuan bagi warga Gaza dalam beberapa hari terakhir, Wong mengatakan bantuan tersebut “belum cukup.”
Komentarnya muncul ketika Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) pada hari Selasa memperingatkan bahwa hanya delapan dari 20 truk bantuan yang semula dijadwalkan tiba hari itu telah memasuki Gaza melalui penyeberangan Rafah.
Wong menambahkan bahwa “warga sipil Palestina yang tidak bersalah tidak boleh menderita karena kemarahan yang dilakukan oleh Hamas,” sambil juga mengatakan bahwa “cara Israel menggunakan haknya untuk mempertahankan diri penting… bagi warga sipil di seluruh wilayah.”
Lihat Juga :