Eskalasi Perang Gaza Meningkat, Negara Tetangga Indonesia Ini Kirim Jet Tempur dan Pasukan Elite ke Timur Tengah
Rabu, 25 Oktober 2023 - 16:49 WIB
loading...
Militer Australia dikirim ke Timur Tengah di tengah meningkatnya ketegangan Perang Gaza. Foto/Reuters
A
A
A
MELBOURNE - Pemerintah Australia mengerahkan lebih banyak personel dan pesawat ke kawasan Timur Tengah sebagai bagian dari "Operasi Beech." Hal tersebut ditegaskan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Australia Richard Marles.
Marles mengatakan kepada Nine News Australia pada Rabu (25/10/2023) bahwa pemerintah mengirim dua pesawat militer tambahan ke wilayah tersebut, sehingga totalnya ada tiga pesawat.
“Pengerahan pesawat Australia dan personel pendukung Pertahanan merupakan tindakan pencegahan untuk mendukung seluruh opsi darurat Pemerintah Australia karena risiko situasi keamanan semakin memburuk,” kata Marles di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, Rabu.
Pesawat militer tersebut akan didukung oleh “sejumlah besar personel” untuk mendukung pengiriman mereka dan “detasemen komando kecil.”
Dia mengklaim bahwa pasukan Australia berada di sana bukan karena alasan operasional tetapi sebagai “keadaan darurat” untuk mendukung warga Australia di wilayah tersebut.
Baca Juga: Pemimpin Hizbullah, Hamas dan Jihad Islam Bertemu Bersama, Akan Ada Perang Besar?
Marles mengatakan kepada Nine News Australia pada Rabu (25/10/2023) bahwa pemerintah mengirim dua pesawat militer tambahan ke wilayah tersebut, sehingga totalnya ada tiga pesawat.
“Pengerahan pesawat Australia dan personel pendukung Pertahanan merupakan tindakan pencegahan untuk mendukung seluruh opsi darurat Pemerintah Australia karena risiko situasi keamanan semakin memburuk,” kata Marles di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, Rabu.
Pesawat militer tersebut akan didukung oleh “sejumlah besar personel” untuk mendukung pengiriman mereka dan “detasemen komando kecil.”
Dia mengklaim bahwa pasukan Australia berada di sana bukan karena alasan operasional tetapi sebagai “keadaan darurat” untuk mendukung warga Australia di wilayah tersebut.
Baca Juga: Pemimpin Hizbullah, Hamas dan Jihad Islam Bertemu Bersama, Akan Ada Perang Besar?
Lihat Juga :