Teriak 'Saya Tak Takut', 0,5 Juta Orang di Barcelona Demo Lawan Teroris

Minggu, 27 Agustus 2017 - 06:41 WIB
Teriak Saya Tak Takut,...
Teriak 'Saya Tak Takut', 0,5 Juta Orang di Barcelona Demo Lawan Teroris
A A A
BARCELONA - Sekitar 500 ribu orang bergabung dalam demonstrasi di jalan-jalan di Barcelona, Spanyol, dalam sebuah aksi melawan terorisme. Mereka meneriakkan deklarasi “Saya Tak Takut”.

Raja Felipe VI dari Spanyol memimpin demonstrasi besar-besaran yang berlangsung hari Sabtu waktu setempat. Demo melawan terorisme ini digelar setelah serangan teror di Las Ramblas dan Cambrils yang menewaskan 15 orang dan ratusan lainnya terluka pada 15 Agustus lalu.

Deklarasi juga ditampilkan dalam spanduk bertuliskan; ”No Tinc Por” yang berarti “Saya Tak Takut”.

Demonstrasi di jalan ini jadi sorotan media-media dunia, karena untuk pertama kalinya seorang raja yang memerintah di Spanyol ambil bagian dalam demonstrasi publik sejak tahun 1970.

Perdana Menteri Mariano Rajoy berjalan bersama sang raja setelah meminta orang-orang Spanyol untuk mengikuti pawai tersebut. Mereka menyampaikan pesan; ”Catalonia dan seluruh orang Spanyol bersatu melawan teror”.

Raja Felipe sebelumnya mengunjungi korban serangan teror di rumah sakit, dengan ditemani oleh istrinya Ratu Letizia.

Meski demikian, Raja Felipe seperti dilansir IB Times, Minggu (27/8/2017), dikritik kubu oposisi saat memimpin demo, karena Spanyol dianggap menjual senjata ke negara-negara yang mendukung terorisme.

Tidak ada laporan kekerasan selama demonstrasi berlangsung. Pihak kepolisian ikut meramaikan demonstrasi itu dengan kampanye di Twitter.”Hari ini hanya ada satu pesan dan ini adalah penolakan terhadap terorisme. Hormati semua budaya dan katakanlah #Imnafaf #NoTincPor,” tulis kepolisian setempat di Twitter.

Polisi menyatakan, 12 anggota sel teroris yang diyakini berada di balik serangan di Barcelona dan Crambils semuanya sudah ditangani. Sebagian tewas dan sebagian lagi ditahan.

Sopir van yang jadi pelaku serangan teror diidentifikasi bernama Younes Abouyaaqoub. Dia sempat berhasil melarikan diri dari tempat kejadian dengan berjalan kaki dan memicu perburuan besar-besaran.

Dia akhirnya terlacak di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum di Subirats, tepat di luar Barcelona. Dia akhirnya ditembak mati oleh polisi. Kelompok Islamic State of Iraq and Syria mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Spanyol.
(mas)
Berita Terkait
Teroris Paling Dicari...
Teroris Paling Dicari Ini Ditangkap Gara-gara Keranjingan Kebab
Pasca Bom Bunuh Diri...
Pasca Bom Bunuh Diri ISIS-K, Pasukan Taliban Blokade Jalan di Kawasan Bandara Kabul
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Simpatisan ISIS Serang...
Simpatisan ISIS Serang Desa di Nigeria, 59 Tewas
Serangan Simpatisan...
Serangan Simpatisan ISIS Tewaskan Jenderal Nigeria
ISIS Klaim Serangan...
ISIS Klaim Serangan Mortir di Kabul
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
32 menit yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
1 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
2 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
3 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
4 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
5 jam yang lalu
Infografis
Line Up Timnas Indonesia...
Line Up Timnas Indonesia U-22 Lawan Filipina di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved