6 Aksi Kontroversial Para Pembesar di Depan Umum yang Tak Pantas
Senin, 10 Agustus 2020 - 08:29 WIB
loading...
A
A
A
Tindakan Pelosi dikhawatirkan bisa memecah belah warga AS. Terlebih jika persetruan ini berlarut-larut dikhawatirkan akan berdampak buruk pada hubungan lembaga Kongres dan Presiden yang direpresentasikan Pelosi dan Trump. (Baca juga: Ketua DPR AS Robek Naskah Pidato State of Union Trump)
5. Presiden Afrika Selatan Tertidur di Parlemen
![6 Aksi Kontroversial Para Pembesar di Depan Umum yang Tak Pantas]()
Jacob Zuma dianggap salah satu presiden Afrika Selatan yang paling tidak kompeten dan memalukan. Salah satu aksi memalukan Zuma terekam saat dirinya tertidur di parlemen pada 2 November 2016. Saat itu tengah dilakukan pidato tentang anggaran nasional.
Tindakan Zuma dinilai sebagai sikap tidak hormat terhadap rakyat Afsel yang direpresentasikan parlemen. Meskipun saat ini Zuma tidak lagi menjabat sebagai Presiden, namun Partai ANC-nya masih memerintah Afrika Selatan. (Baca juga: Presiden Afsel Jacob Zuma Mengundurkan Diri)
6. Perkelahian 2 Hari Parlemen Uganda
![6 Aksi Kontroversial Para Pembesar di Depan Umum yang Tak Pantas]()
Pada 2017 saat memperdebatkan amandemen konstitusi untuk memperpanjang jabatan seorang presiden, perkelahian antara anggota parlemen terjadi di Parlemen Uganda. Secara khusus amandemen dimaksudkan untuk memperpanjang dua tahun masa jabatan Presiden Yoweri Kaguta Museveni yang saat itu berusia 73 tahun dan diharapkan bisa menjabat hinga dirinya berusia 75 tahun.
Dalam perkelahian di parlemem selama dua hari tersebut beberapa anggota parlemen mengalami cedera serius. Batas usia presiden akhirnya dihapus dalam konstritusi dan pemerintahan Presiden Museveni masih berkuasa sampai hari ini. (Baca juga: Dikarantina Cegah Penyebaran COVID-19, Warga Uganda Justru Saling Bercinta)
5. Presiden Afrika Selatan Tertidur di Parlemen

Jacob Zuma dianggap salah satu presiden Afrika Selatan yang paling tidak kompeten dan memalukan. Salah satu aksi memalukan Zuma terekam saat dirinya tertidur di parlemen pada 2 November 2016. Saat itu tengah dilakukan pidato tentang anggaran nasional.
Tindakan Zuma dinilai sebagai sikap tidak hormat terhadap rakyat Afsel yang direpresentasikan parlemen. Meskipun saat ini Zuma tidak lagi menjabat sebagai Presiden, namun Partai ANC-nya masih memerintah Afrika Selatan. (Baca juga: Presiden Afsel Jacob Zuma Mengundurkan Diri)
6. Perkelahian 2 Hari Parlemen Uganda

Pada 2017 saat memperdebatkan amandemen konstitusi untuk memperpanjang jabatan seorang presiden, perkelahian antara anggota parlemen terjadi di Parlemen Uganda. Secara khusus amandemen dimaksudkan untuk memperpanjang dua tahun masa jabatan Presiden Yoweri Kaguta Museveni yang saat itu berusia 73 tahun dan diharapkan bisa menjabat hinga dirinya berusia 75 tahun.
Dalam perkelahian di parlemem selama dua hari tersebut beberapa anggota parlemen mengalami cedera serius. Batas usia presiden akhirnya dihapus dalam konstritusi dan pemerintahan Presiden Museveni masih berkuasa sampai hari ini. (Baca juga: Dikarantina Cegah Penyebaran COVID-19, Warga Uganda Justru Saling Bercinta)
(poe)
Lihat Juga :