Tak Hanya 2 Kapal Induk, AS Siap Kerahkan Sistem Rudal THAAD dan Patriot Bela Israel
Senin, 23 Oktober 2023 - 09:22 WIB
loading...
A
A
A
“Langkah-langkah ini akan meningkatkan upaya pencegahan regional, meningkatkan perlindungan pasukan AS di wilayah tersebut, dan membantu pertahanan Israel,” imbuh bos Pentagon.
Austin mencantumkan pengerahan THAAD dan Patriot di samping langkah-langkah lain yang telah diambil, termasuk pengerahan dua kelompok tempur kapal induk ke Mediterania Timur dan wilayah tanggung jawab CENTCOM untuk memperkuat kemampuan AS.
“Akhirnya, saya telah menempatkan sejumlah pasukan tambahan untuk bersiap mengerahkan perintah sebagai bagian dari perencanaan darurat yang bijaksana, untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan mereka untuk merespons dengan cepat jika diperlukan,” katanya.
Menteri Pertahanan AS tidak menguraikan rincian mengenai dugaan eskalasi yang dilakukan Iran dan pasukan proksinya.
Sampai saat ini, pernyataan musuh bebuyutan Israel mengenai krisis Palestina-Israel tetap terukur dan terkendali, di mana Teheran tidak hanya menyangkal ada hubungannya dengan serangan Hamas pada 7 Oktober terhadap Israel, namun juga bergabung dengan Rusia, China, Turki, dan negara-negara lain menyerukan gencatan senjata segera di Gaza.
Krisis ini telah meningkat melampaui perbatasan Palestina dan Israel, dengan IDF melancarkan serangkaian serangan udara ke Suriah (sekutu regional utama Iran). IDF juga dan menargetkan milisi Hizbullah di Lebanon selatan (yang juga merupakan sekutu Iran) setelah kelompok itu mengancam akan membuka serangan “front kedua” melawan Tel Aviv jika militer Zionis nekat meluncurkan invasi darat ke Gaza.
“Saya pikir pengerahan THAAD dan sistem pertahanan udara lainnya dengan jelas menunjukkan bahwa Amerika Serikat terlibat dalam hal ini dan [akan] mendukung Israel dengan sangat, sangat kuat dan melindungi aset-aset Amerika di wilayah tersebut,” kata Michael Maloof, mantan analis kebijakan keamanan Kantor Menteri Pertahanan AS, kepada Sputnik, Senin (23/10/2023).
Austin mencantumkan pengerahan THAAD dan Patriot di samping langkah-langkah lain yang telah diambil, termasuk pengerahan dua kelompok tempur kapal induk ke Mediterania Timur dan wilayah tanggung jawab CENTCOM untuk memperkuat kemampuan AS.
“Akhirnya, saya telah menempatkan sejumlah pasukan tambahan untuk bersiap mengerahkan perintah sebagai bagian dari perencanaan darurat yang bijaksana, untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan mereka untuk merespons dengan cepat jika diperlukan,” katanya.
Menteri Pertahanan AS tidak menguraikan rincian mengenai dugaan eskalasi yang dilakukan Iran dan pasukan proksinya.
Sampai saat ini, pernyataan musuh bebuyutan Israel mengenai krisis Palestina-Israel tetap terukur dan terkendali, di mana Teheran tidak hanya menyangkal ada hubungannya dengan serangan Hamas pada 7 Oktober terhadap Israel, namun juga bergabung dengan Rusia, China, Turki, dan negara-negara lain menyerukan gencatan senjata segera di Gaza.
Krisis ini telah meningkat melampaui perbatasan Palestina dan Israel, dengan IDF melancarkan serangkaian serangan udara ke Suriah (sekutu regional utama Iran). IDF juga dan menargetkan milisi Hizbullah di Lebanon selatan (yang juga merupakan sekutu Iran) setelah kelompok itu mengancam akan membuka serangan “front kedua” melawan Tel Aviv jika militer Zionis nekat meluncurkan invasi darat ke Gaza.
“Saya pikir pengerahan THAAD dan sistem pertahanan udara lainnya dengan jelas menunjukkan bahwa Amerika Serikat terlibat dalam hal ini dan [akan] mendukung Israel dengan sangat, sangat kuat dan melindungi aset-aset Amerika di wilayah tersebut,” kata Michael Maloof, mantan analis kebijakan keamanan Kantor Menteri Pertahanan AS, kepada Sputnik, Senin (23/10/2023).
Lihat Juga :