5 Bukti Presiden Joe Biden Adalah Zionis, Salah Satunya Terima Sumbangan Rp66 Miliar dari Kelompok Pro-Israel
Minggu, 22 Oktober 2023 - 15:39 WIB
loading...
A
A
A
Biden telah memperingatkan Iran untuk tidak terlibat tetapi belum menjelaskan konsekuensinya.
Kelompok bersenjata Hamas membunuh 1.400 orang dan menyandera sekitar 200 orang, termasuk warga Amerika, ketika mereka mengamuk di kota-kota Israel. Israel sejak itu mengepung Gaza. Setidaknya 4.385 warga Palestina telah terbunuh, kata para pejabat Gaza.
Meskipun Partai Republik hampir menunjukkan suara bulat dalam mendukung tindakan apa pun yang diambil Israel, Biden menghadapi perbedaan pendapat dari faksi progresif yang mendorong Israel menahan diri dan melakukan gencatan senjata.
“Presiden Biden, tidak seluruh warga Amerika mendukung Anda dalam hal ini, dan Anda perlu sadar dan memahami,” kata anggota Kongres Rashida Tlaib, satu-satunya warga Amerika keturunan Palestina di Kongres, kepada para pendukungnya. “Kami benar-benar menyaksikan orang-orang melakukan genosida.”
![5 Bukti Presiden Joe Biden Adalah Zionis, Salah Satunya Terima Sumbangan Rp66 Miliar dari Kelompok Pro-Israel]()
Foto/Reuters
Namun para ahli mengatakan Biden bisa mendapatkan dukungan di kalangan pemilih independen yang memiliki ketertarikan yang sama terhadap Israel.
Jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis pada hari Senin menunjukkan simpati publik AS yang lebih kuat terhadap Israel dibandingkan sebelumnya, dengan dukungan tertinggi terhadap Israel di kalangan Partai Republik sebesar 54%, dibandingkan dengan 37% dari Partai Demokrat. Generasi muda Amerika menunjukkan lebih sedikit dukungan terhadap Israel dibandingkan warga Amerika yang lebih tua.
Biden, yang menghadapi peringkat dukungan yang rendah, dan beberapa rekannya dari Partai Demokrat juga diperkirakan akan berhati-hati jika tidak bertabrakan dengan lobi utama AS yang pro-Israel, AIPAC, yang merupakan kekuatan kuat dalam pemilu AS.
![5 Bukti Presiden Joe Biden Adalah Zionis, Salah Satunya Terima Sumbangan Rp66 Miliar dari Kelompok Pro-Israel]()
Foto/Reuters
Namun krisis ini juga memicu kritik terhadap Biden karena tidak memberikan perhatian yang cukup terhadap penderitaan rakyat Palestina, yang harapannya untuk menjadi negara semakin redup di bawah pendudukan Israel.
Para pejabat AS mengatakan ini bukan saat yang tepat untuk melanjutkan perundingan Israel-Palestina yang telah lama tertunda, terutama karena sikap keras kepala dari kedua belah pihak.
“Pengabaian pemerintah terhadap masalah ini merupakan faktor kunci yang menentukan keadaan kita saat ini,” kata Khaled Elgindy, mantan penasihat perundingan Palestina.
“Pemeriksaan kosong” yang dilakukan Biden terhadap serangan Israel di Gaza telah “menghancurkan, mungkin tidak dapat diubah lagi, kredibilitas yang dimiliki AS,” kata Elgindy, yang kini bekerja di Middle East Institute di Washington.
Kelompok bersenjata Hamas membunuh 1.400 orang dan menyandera sekitar 200 orang, termasuk warga Amerika, ketika mereka mengamuk di kota-kota Israel. Israel sejak itu mengepung Gaza. Setidaknya 4.385 warga Palestina telah terbunuh, kata para pejabat Gaza.
Meskipun Partai Republik hampir menunjukkan suara bulat dalam mendukung tindakan apa pun yang diambil Israel, Biden menghadapi perbedaan pendapat dari faksi progresif yang mendorong Israel menahan diri dan melakukan gencatan senjata.
“Presiden Biden, tidak seluruh warga Amerika mendukung Anda dalam hal ini, dan Anda perlu sadar dan memahami,” kata anggota Kongres Rashida Tlaib, satu-satunya warga Amerika keturunan Palestina di Kongres, kepada para pendukungnya. “Kami benar-benar menyaksikan orang-orang melakukan genosida.”
4. Demi Meraih Dukungan Publik AS

Foto/Reuters
Namun para ahli mengatakan Biden bisa mendapatkan dukungan di kalangan pemilih independen yang memiliki ketertarikan yang sama terhadap Israel.
Jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis pada hari Senin menunjukkan simpati publik AS yang lebih kuat terhadap Israel dibandingkan sebelumnya, dengan dukungan tertinggi terhadap Israel di kalangan Partai Republik sebesar 54%, dibandingkan dengan 37% dari Partai Demokrat. Generasi muda Amerika menunjukkan lebih sedikit dukungan terhadap Israel dibandingkan warga Amerika yang lebih tua.
Biden, yang menghadapi peringkat dukungan yang rendah, dan beberapa rekannya dari Partai Demokrat juga diperkirakan akan berhati-hati jika tidak bertabrakan dengan lobi utama AS yang pro-Israel, AIPAC, yang merupakan kekuatan kuat dalam pemilu AS.
5. Tidak Berpihak kepada Penderitaan Rakyat Palestina

Foto/Reuters
Namun krisis ini juga memicu kritik terhadap Biden karena tidak memberikan perhatian yang cukup terhadap penderitaan rakyat Palestina, yang harapannya untuk menjadi negara semakin redup di bawah pendudukan Israel.
Para pejabat AS mengatakan ini bukan saat yang tepat untuk melanjutkan perundingan Israel-Palestina yang telah lama tertunda, terutama karena sikap keras kepala dari kedua belah pihak.
“Pengabaian pemerintah terhadap masalah ini merupakan faktor kunci yang menentukan keadaan kita saat ini,” kata Khaled Elgindy, mantan penasihat perundingan Palestina.
“Pemeriksaan kosong” yang dilakukan Biden terhadap serangan Israel di Gaza telah “menghancurkan, mungkin tidak dapat diubah lagi, kredibilitas yang dimiliki AS,” kata Elgindy, yang kini bekerja di Middle East Institute di Washington.
(ahm)
Lihat Juga :