5 Bukti Presiden Joe Biden Adalah Zionis, Salah Satunya Terima Sumbangan Rp66 Miliar dari Kelompok Pro-Israel

Minggu, 22 Oktober 2023 - 15:39 WIB
loading...
A A A
Kesadaran Biden akan penganiayaan terhadap orang-orang Yahudi selama berabad-abad dan rekor jumlah insiden antisemitisme yang tertinggi di AS pada tahun lalu juga dapat membantu menjelaskan mengapa kekejaman Hamas yang dilakukan dalam serangan 7 Oktober terhadap Israel begitu meresahkan selama 80 tahun terakhir.

Memasuki politik nasional pada tahun 1973, Biden menghabiskan lima dekade berikutnya untuk menempa posisi kebijakannya – dukungan penuh terhadap keamanan Israel ditambah dengan dukungan untuk langkah-langkah menuju negara Palestina – saat ia menjabat sebagai senator AS, wakil presiden Barack Obama dan akhirnya presiden.

Karirnya ditandai dengan keterlibatannya yang mendalam dalam konflik Israel-Arab, termasuk pertemuan yang sering diceritakan kembali dengan Perdana Menteri Golda Meir yang mengatakan kepada anggota parlemen muda tersebut pada tahun 1973 menjelang Perang Yom Kippur bahwa senjata rahasia Israel adalah "kita tidak mempunyai tempat". lagi untuk pergi."


3. Menerima Sumbangan dari Kelompok Pro-Israel Sebesar Rp66 Miliar

5 Bukti Presiden Joe Biden Adalah Zionis, Salah Satunya Terima Sumbangan Rp66 Miliar dari Kelompok Pro-Israel

Foto/Reuters

Selama 36 tahun menjabat di Senat, Biden adalah penerima sumbangan terbesar sepanjang sejarah dari kelompok pro-Israel, dengan menerima USD4,2 juta atau Rp66 miliar. Itu diungkap database Open Secrets.

Sebagai wakil presiden, Biden kerap menjadi penengah dalam hubungan sensitif antara Obama dan Netanyahu.

Dennis Ross, seorang penasihat Timur Tengah pada masa jabatan pertama Obama, mengenang intervensi Biden untuk mencegah pembalasan terhadap Netanyahu atas penghinaan diplomatik selama kunjungannya pada tahun 2010. Obama, kata Ross, ingin mengambil tindakan keras atas pengumuman Israel mengenai perluasan besar-besaran perumahan bagi warga Yahudi di Yerusalem Timur, wilayah yang sebagian besar penduduknya adalah warga Arab.

“Setiap kali keadaan menjadi tidak terkendali dengan Israel, Biden adalah jembatannya,” kata Ross, yang sekarang bekerja di Washington Institute for Near East Policy. “Komitmennya terhadap Israel begitu kuat… Dan itulah naluri yang kita lihat sekarang.”

Meskipun Biden dan Netanyahu mengaku berteman lama, hubungan mereka retak dalam beberapa bulan terakhir karena Gedung Putih menyuarakan penentang Israel terhadap rencana Netanyahu untuk mengekang kekuasaan Mahkamah Agung Israel.

Keduanya kini berada dalam aliansi yang tidak mudah dan dapat diuji dengan serangan darat Israel.

Senator Partai Republik AS Lindsey Graham, dalam sebuah wawancara dengan Reuters, menyatakan keyakinannya bahwa “arus waktu” dalam hubungan Biden dan Netanyahu akan memungkinkan mereka untuk bekerja sama.

Namun secara terselubung, Graham, yang menghabiskan waktu bertahun-tahun sebagai rekan Biden di Senat, mengatakan bahwa “penting” untuk menetapkan “garis merah” untuk menjaga Iran, dermawan Hamas, keluar dari konflik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Helikopter Perusahaan...
Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Rekomendasi
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Identitas Kamala Harris,...
Identitas Kamala Harris, Calon Presiden AS Pengganti Joe Biden
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved