Bagaimana Kehidupan di Metro Gaza? Berikut 6 Fakta Jaringan Terowongan Bawah Tanah Misterius Milik Hamas
Senin, 16 Oktober 2023 - 10:37 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Jumat, Israel memperingatkan sekitar 1,1 juta orang yang tinggal di Gaza untuk pindah ke selatan menjelang kemungkinan operasi, menurut PBB. Kritikus mengatakan perintah seperti itu tidak mungkin dilaksanakan dalam waktu singkat di tengah zona perang. Pejabat tinggi hak asasi manusia PBB mengatakan seruan evakuasi tersebut “bertentangan dengan aturan perang dan dasar kemanusiaan.”
Memindahkan warga sipil keluar dari Kota Gaza akan membantu menghilangkan terowongan dengan lebih aman, namun operasi semacam itu akan berbahaya, kata Richemond-Barak.
IDF dapat membuat terowongan tersebut tidak dapat digunakan untuk sementara atau menghancurkannya. Menurut Richemond-Barak, mengebom jalur bawah tanah biasanya merupakan cara yang paling efisien untuk menghilangkannya, namun serangan semacam itu dapat berdampak pada warga sipil.
![Bagaimana Kehidupan di Metro Gaza? Berikut 6 Fakta Jaringan Terowongan Bawah Tanah Misterius Milik Hamas]()
Foto/Reuters
Yang jelas, teknologi saja tidak akan cukup untuk menghentikan ancaman bawah tanah ini.
Israel menghabiskan miliaran dolar untuk mencoba mengamankan perbatasan dengan sistem cerdas yang dilengkapi sensor canggih dan tembok bawah tanah, namun Hamas masih mampu melancarkan serangan pada 7 Oktober melalui darat, udara, dan laut.
Richemond-Barak mengatakan diperlukan pendekatan holistik, yang menggunakan kecerdasan visual, pemantauan perbatasan dan bahkan meminta warga sipil untuk mewaspadai segala hal yang mencurigakan.
“Tidak ada solusi yang sangat mudah untuk menghadapi ancaman terowongan,” kata Richemond-Barak. “Tidak ada Iron Dome untuk terowongan.”
Memindahkan warga sipil keluar dari Kota Gaza akan membantu menghilangkan terowongan dengan lebih aman, namun operasi semacam itu akan berbahaya, kata Richemond-Barak.
IDF dapat membuat terowongan tersebut tidak dapat digunakan untuk sementara atau menghancurkannya. Menurut Richemond-Barak, mengebom jalur bawah tanah biasanya merupakan cara yang paling efisien untuk menghilangkannya, namun serangan semacam itu dapat berdampak pada warga sipil.
6. Belum Bisa Ditembus Teknologi Israel

Foto/Reuters
Yang jelas, teknologi saja tidak akan cukup untuk menghentikan ancaman bawah tanah ini.
Israel menghabiskan miliaran dolar untuk mencoba mengamankan perbatasan dengan sistem cerdas yang dilengkapi sensor canggih dan tembok bawah tanah, namun Hamas masih mampu melancarkan serangan pada 7 Oktober melalui darat, udara, dan laut.
Richemond-Barak mengatakan diperlukan pendekatan holistik, yang menggunakan kecerdasan visual, pemantauan perbatasan dan bahkan meminta warga sipil untuk mewaspadai segala hal yang mencurigakan.
“Tidak ada solusi yang sangat mudah untuk menghadapi ancaman terowongan,” kata Richemond-Barak. “Tidak ada Iron Dome untuk terowongan.”
(ahm)
Lihat Juga :