'Mati Lebih Baik daripada Pergi Meninggalkan Gaza'

Sabtu, 14 Oktober 2023 - 09:11 WIB
loading...
A A A
“Jeratan di sekitar penduduk sipil di Gaza semakin ketat. Bagaimana 1,1 juta orang bisa berpindah melintasi zona perang yang padat penduduknya dalam waktu kurang dari 24 jam?” tulis Kepala Bantuan PBB Martin Griffiths di media sosial.

Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan evakuasi besar-besaran seperti itu adalah sebuah "perintah yang sulit", namun Washington tidak akan ragu-ragu dengan keputusan sekutunya yang meminta warga sipil untuk menyingkir.

“Kami memahami apa yang mereka coba lakukan dan mengapa mereka mencoba melakukan hal ini—untuk mencoba mengisolasi penduduk sipil dari Hamas, yang merupakan target sebenarnya mereka,” katanya kepada MSNBC.

Separuh bagian utara Jalur Gaza mencakup pemukiman terbesar di daerah kantong Palestina tersebut.

PBB mengatakan telah diberitahu bahwa Israel ingin seluruh penduduk Gaza pindah melintasi lahan basah yang membagi dua wilayah tersebut.

“Warga sipil Kota Gaza, evakuasi ke selatan demi keselamatan Anda sendiri dan keluarga Anda dan jauhkan diri Anda dari 'teroris' Hamas yang menggunakan Anda sebagai tameng manusia,” kata militer Israel, yang menggunakan label "teroris" untuk Hamas.

Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas mengatakan kepada Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken di Yordania bahwa pemindahan paksa warga Palestina di Gaza akan mengulangi kejadian tahun 1948, ketika ratusan ribu warga Palestina melarikan diri atau diusir dari wilayah yang sekarang menjadi Israel. Kebanyakan warga Gaza adalah keturunan pengungsi tersebut.

Abbas menyerukan agar bantuan segera diizinkan masuk ke Gaza. Israel mengatakan pihaknya tidak akan mencabut blokadenya sampai sejumlah sandera yang ditangkap oleh Hamas dibebaskan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Janggal, Jubir Angkatan...
Janggal, Jubir Angkatan Laut Garda Revolusi Iran Tewas akibat Kecelakaan
Rekomendasi
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Berita Terkini
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Infografis
Akankah Pengakuan Negara...
Akankah Pengakuan Negara Palestina Hentikan Perang Gaza?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved