Rusia: Instruktur Militer Israel Hengkang dari Ukraina untuk Perang dengan Hamas
Jum'at, 13 Oktober 2023 - 04:38 WIB
loading...
A
A
A
"Ada beberapa informasi bahwa ada sesuatu yang dikirim ke Hizbullah tetapi saat ini, kami tidak tahu pasti,"lanjut Budanov.
Pejabat Ukraina itu juga menyatakan bahwa Rusia telah mengajari militan Hamas cara menggunakan drone FPV untuk melawan peralatan lapis baja.
“Tak seorang pun kecuali orang-orang yang memiliki pengalaman di teater perang kita yang bisa melakukan hal ini. Karena kami tidak ada di sini, pastilah orang Rusia," katanya.
Hamas pada hari Sabtu melancarkan serangan mendadak yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel, menjebol blokade dari Jalur Gaza yang didukung oleh rentetan roket. Serangan spektakuler yang menewaskan 1.200 orang itu diberi nama Operasi Badai al-Aqsa.
Israel membalasnya dengan rentetan serangan udara ke Gaza setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan perang dengan Hamas. Perang ini mengakibatkan lebih dari 1.000 warga Palestina tewas dan ribuan lainnya terluka.
Pejabat Ukraina itu juga menyatakan bahwa Rusia telah mengajari militan Hamas cara menggunakan drone FPV untuk melawan peralatan lapis baja.
“Tak seorang pun kecuali orang-orang yang memiliki pengalaman di teater perang kita yang bisa melakukan hal ini. Karena kami tidak ada di sini, pastilah orang Rusia," katanya.
Hamas pada hari Sabtu melancarkan serangan mendadak yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel, menjebol blokade dari Jalur Gaza yang didukung oleh rentetan roket. Serangan spektakuler yang menewaskan 1.200 orang itu diberi nama Operasi Badai al-Aqsa.
Israel membalasnya dengan rentetan serangan udara ke Gaza setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan perang dengan Hamas. Perang ini mengakibatkan lebih dari 1.000 warga Palestina tewas dan ribuan lainnya terluka.
(mas)
Lihat Juga :