Maskapai Internasional Ramai-ramai Setop Penerbangan ke Israel
Selasa, 10 Oktober 2023 - 17:22 WIB
loading...
A
A
A
Delta mengatakan penerbangannya ke Tel Aviv telah dibatalkan hingga 31 Oktober. Maskapai ini mengatakan pihaknya sedang memantau situasi dan melakukan penyesuaian jadwal. Perusahaan mengatakan pelanggan dengan penerbangan yang dibatalkan atau yang ingin mengubah tiket Tel Aviv mereka harus memeriksa aplikasi Delta, situs web, atau menghubungi reservasi Delta untuk melakukan penyesuaian.
Maskapai penerbangan di Eropa dan Asia juga menunda penerbangan di tengah konflik, menawarkan pengembalian uang dan menghapuskan biaya pemesanan ulang bagi penumpang.
Air France mengatakan bahwa mereka telah menangguhkan layanan ke Tel Aviv sampai pemberitahuan lebih lanjut setelah berkoordinasi dengan pihak berwenang Prancis dan Israel.
“Maskapai ini terus memantau situasi geopolitik di wilayah yang dilayani dan dilalui oleh pesawatnya untuk memastikan tingkat keselamatan penerbangan tertinggi,” kata Air France di situsnya.
Lufthansa Jerman, yang menangguhkan penerbangan ke dan dari Tel Aviv hingga Sabtu, mengatakan pada hari Senin bahwa keputusan mengenai pesawat mereka dan anak perusahaannya dibuat karena situasi keamanan yang masih belum jelas di Israel dan setelah analisis situasi yang intensif.
Grup Lufthansa mencakup Austrian Airlines, Swiss dan Brussels Airlines serta Lufthansa sendiri.
Maskapai utama Hong Kong, Cathay Pacific Airways, mengatakan bahwa mengingat situasi terkini di Israel, pihaknya membatalkan penerbangan Tel Aviv yang dijadwalkan pada Selasa dan Kamis.
Baca Juga: Partai-partai Kiri Eropa Salahkan Israel, Bukan Hamas: Ini Buah dari Pendudukan!
Maskapai penerbangan di Eropa dan Asia juga menunda penerbangan di tengah konflik, menawarkan pengembalian uang dan menghapuskan biaya pemesanan ulang bagi penumpang.
Air France mengatakan bahwa mereka telah menangguhkan layanan ke Tel Aviv sampai pemberitahuan lebih lanjut setelah berkoordinasi dengan pihak berwenang Prancis dan Israel.
“Maskapai ini terus memantau situasi geopolitik di wilayah yang dilayani dan dilalui oleh pesawatnya untuk memastikan tingkat keselamatan penerbangan tertinggi,” kata Air France di situsnya.
Lufthansa Jerman, yang menangguhkan penerbangan ke dan dari Tel Aviv hingga Sabtu, mengatakan pada hari Senin bahwa keputusan mengenai pesawat mereka dan anak perusahaannya dibuat karena situasi keamanan yang masih belum jelas di Israel dan setelah analisis situasi yang intensif.
Grup Lufthansa mencakup Austrian Airlines, Swiss dan Brussels Airlines serta Lufthansa sendiri.
Maskapai utama Hong Kong, Cathay Pacific Airways, mengatakan bahwa mengingat situasi terkini di Israel, pihaknya membatalkan penerbangan Tel Aviv yang dijadwalkan pada Selasa dan Kamis.
Baca Juga: Partai-partai Kiri Eropa Salahkan Israel, Bukan Hamas: Ini Buah dari Pendudukan!
Lihat Juga :