Situasi Mencekam, Kemlu Imbau WNI di Palestina dan Gaza Segera Pergi
Selasa, 10 Oktober 2023 - 09:55 WIB
loading...
Kementerian Luar Negeri Indonesia imbau para WNI yang berada di Palestina dan Israel untuk segera pergi di tengah situasi perang yang berbahaya. Foto/REUTERS
A
A
A
JAKARTA - Perang besar antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina; Hamas, membuat situasi di kedua wilayah mencekam. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia mengimbau para warga negara Indonesia yang berada di kedua wilayah itu untuk segera pergi.
"Menimbang situasi keamanan terakhir dan demi keselamatan para WNI, Pemerintah Indonesia mengimbau agar WNI yang berada di wilayah Palestina maupun Israel segera meninggalkan wilayah tersebut," bunyi imbauan Kemlu, Selasa (10/10/2023).
"Bagi [WNI] yang sudah merencanakan perjalanan ke kedua wilayah tersebut untuk membatalkan rencananya hingga adanya pemberitahuan lebih lanjut dari pemerintah," lanjut imbauan tersebut.
Baca Juga: Jet Tempur Israel Lakukan Pengeboman, 10 WNI di Gaza dalam Bahaya
Perang antara Hamas dan Israel pecah sejak Sabtu ketika Hamas meluncurkan serangan mendadak yang diberi nama Operasi Badai al-Aqsa ke negara Yahudi tersebut.
Serangan dimulai dengan tembakan ribuan roket dan disusul penyusupan milisi Hamas ke wilayah Israel. Hingga hari ini, lebih dari 800 orang Israel tewas, ribuan terluka, dan ratusan lainnya diculik.
"Menimbang situasi keamanan terakhir dan demi keselamatan para WNI, Pemerintah Indonesia mengimbau agar WNI yang berada di wilayah Palestina maupun Israel segera meninggalkan wilayah tersebut," bunyi imbauan Kemlu, Selasa (10/10/2023).
"Bagi [WNI] yang sudah merencanakan perjalanan ke kedua wilayah tersebut untuk membatalkan rencananya hingga adanya pemberitahuan lebih lanjut dari pemerintah," lanjut imbauan tersebut.
Baca Juga: Jet Tempur Israel Lakukan Pengeboman, 10 WNI di Gaza dalam Bahaya
Perang antara Hamas dan Israel pecah sejak Sabtu ketika Hamas meluncurkan serangan mendadak yang diberi nama Operasi Badai al-Aqsa ke negara Yahudi tersebut.
Serangan dimulai dengan tembakan ribuan roket dan disusul penyusupan milisi Hamas ke wilayah Israel. Hingga hari ini, lebih dari 800 orang Israel tewas, ribuan terluka, dan ratusan lainnya diculik.
Lihat Juga :