Ketika Barat Berstandar Ganda dalam Sikapi Palestina dan Ukraina

Selasa, 10 Oktober 2023 - 08:01 WIB
loading...
Ketika Barat Berstandar...
Petugas medis selamatkan anak kecil korban serangan militer Israel di Gaza, Palestina. Sikap standar ganda Barat dalam menyikapi Palestina dan Ukraina menuai kritikan. Foto/REUTERS
A A A
GAZA - Menyusul serangan mendadak Operasi Badai al-Aqsa oleh Hamas terhadap Israel pada Sabtu lalu, Presiden Ukraina Volodomyr Zelensky menyampaikan belasungkawa kepada mereka yang kehilangan orang-orang tercinta dalam apa yang dia sebut sebagai "serangan teroris".

"Hak Israel untuk membela diri tidak perlu dipertanyakan lagi," katanya di media sosial X.

Banyak pemimpin Barat, termasuk Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, menyuarakan sentimen serupa.

Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen mengatakan: "Israel mempunyai hak untuk membela diri—hari ini dan di masa mendatang. Uni Eropa mendukung Israel."

Baca Juga: Bertambah Lagi, Operasi Badai al-Aqsa Hamas Tewaskan Lebih dari 800 Orang Israel

Mengutip laporan Al Jazeera, Selasa (10/10/2023) banyak pengguna media sosial yang mengkritik pernyataan para pemimpin Barat tersebut, meningkatkan kekhawatiran tentang persepsi “standar ganda” dalam tanggapan Barat terhadap peristiwa ini.

Kebanyakan pemimpin Barat memuji hak Ukraina untuk membela diri dan mengutuk invasi Rusia. Namun, beberapa komentator berpendapat bahwa hal yang sama tidak dapat dikatakan mengenai pendudukan Israel di Tepi Barat dan Gaza, Palestina.

Aaron Bastani, seorang jurnalis Inggris, mengatakan di X: "Standar ganda yang jelas dalam mendukung terorisme terhadap sasaran sipil di Ukraina...dan mengutuknya oleh warga Palestina."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Penumpang Ngamuk Berusaha...
Penumpang Ngamuk Berusaha Serang Pilot, Pesawat Mendarat Darurat
Rekomendasi
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Berita Terkini
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Infografis
Arkeolog Temukan Wajah...
Arkeolog Temukan Wajah Asli Pribumi Eropa Barat dari dalam Gua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved