Serangan Udara Israel terhadap Operasi Badai Al-Aqsa Tewaskan 161 Warga Palestina

Sabtu, 07 Oktober 2023 - 21:02 WIB
loading...
Serangan Udara Israel...
Israel meluncurkan serangan balasan ke Gaza. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Israel meluncurkan serangan balasan dengan mengirimkan jet tempurnya untuk menarget basis pertahanan Hamas di Gaza.

Menurut pejabat Palestina setempat, serangan Israel di Gaza telah menewaskan 161 orang dan melukai hampir 1.000 orang.

Kemudian, Ambulans Bulan Sabit Merah Palestina menjadi sasaran serangan udara Israel di luar Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, menyebabkan beberapa warga Palestina terluka.

Seorang koresponden kantor berita Palestina, WAFA, melaporkan bahwa sebuah pesawat Israel menembakkan rudal langsung ke ambulans yang ditempatkan di depan rumah sakit, mengakibatkan sejumlah korban jiwa. Beberapa korban, termasuk seorang paramedis, berada dalam kondisi kritis.

Melansir BBC, Israel mengatakan sebelumnya bahwa pihaknya mulai menyerang sasaran-sasaran di Jalur Gaza sebagai respons terhadap “rentetan roket” yang merupakan bagian dari serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh militan Palestina.

Kemudian CNN melaporkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah merilis video yang dikatakannya sebagai serangan udara terhadap Hamas di Gaza dalam beberapa jam terakhir.

Baca Juga: Siapa Mohammed Al-Deif? Komandan Militer Hamas yang Memimpin Operasi Badai Al-Aqsa

Video udara dari serangan rudal yang dirilis oleh IDF menunjukkan ledakan dahsyat yang disebabkan oleh serangan tersebut. Di antara sasarannya adalah tiang listrik dan beberapa orang yang sedang berlari

Di Gaza, deru pesawat tempur Israel terdengar diikuti ledakan keras dan kepulan asap hitam. Jalan-jalan di Gaza pada hari Sabtu sebagian besar sepi dari mobil dan orang. Jalanan kosong karena orang-orang berkumpul di toko-toko, toko roti, dan pompa bensin untuk membeli persediaan.

Melansir Al Jazeera, di Gaza, masyarakat bergegas membeli perbekalan untuk mengantisipasi konflik yang akan terjadi di hari-hari mendatang. Beberapa orang mengungsi dari rumah mereka dan menuju tempat perlindungan.

“Kami takut,” kata Amal Abu Daqqa, seorang wanita Palestina yang tinggal di Khan Younis, di Jalur Gaza yang terkepung.

Di Ramallah, yang biasanya relatif tenang dibandingkan kota-kota lain di Tepi Barat, seorang reporter Al Jazeera melihat puluhan orang memadati supermarket, membeli segala sesuatunya dari rak.

Seorang wanita, yang sedang membeli makanan kaleng, mengatakan, “Mungkin akan ada invasi lain,” mengacu pada serangan besar-besaran yang dilakukan pasukan Israel (dijuluki Operasi Perisai Pertahanan) pada tahun 2002, yang menyebabkan sebagian besar Tepi Barat hancur.

Sementara itu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan dia berharap tanggapan Israel terhadap serangan Hamas pada hari Sabtu akan "menimbulkan akibat yang sangat besar" dari kelompok Hamas.

“Sejak pagi ini, Negara Israel sedang berperang. Tujuan pertama kami adalah membersihkan wilayah dari pasukan musuh yang menyusup dan memulihkan keamanan dan perdamaian di kota-kota yang diserang," kata Netanyahu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Hassan Nasrallah Tewas...
Hassan Nasrallah Tewas Akibat Serangan Udara Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved