Dokter Top Rusia: Covid-19 Adalah Latihan untuk Perang Biologis

Selasa, 04 Agustus 2020 - 07:31 WIB
loading...
Dokter Top Rusia: Covid-19...
Para karyawan mendisinfeksi bagian dalam pesawat di tengah wabah virus corona baru, di bandara Domodedovo, Moskow, Rusia. Foto/Sputnik/Layanan Pers Bandara Domodedovo
A A A
MOSKOW - Pandemi Covid-19 telah berfungsi sebagai latihan untuk perang biologis di masa depan. Demikian disampaikan seorang dokter terkemuka Rusia , yang percaya bahwa virus yang menyebar cepat ini adalah ujian bagi sistem perawatan kesehatan dunia.

Dalam sebuah wawancara dengan Forbes, Profesor Leonid Roshal—Presiden Lembaga Penelitian Bedah Pediatri Darurat dan Traumatologi—menjelaskan bahwa tidak semua negara siap untuk gelombang besar pasien, dan kurangnya persiapan mereka telah terkena pandemi.

"Ketika saya menganalisis situasi saat ini, saya mengerti bahwa ini adalah latihan untuk perang biologis," katanya, Senin (3/8/2020).

"Saya tidak mengatakan bahwa virus ini diciptakan oleh manusia...tetapi ini adalah ujian dari kekuatan sistem kesehatan, termasuk pertahanan biologis negara ini," katanya lagi. (Baca: Rusia Kejutkan Dunia, Gunakan Vaksin Covid-19 10 Agustus 2020 )

Dokter itu juga memuji orang-orang Rusia dan pemerintahnya atas peran mereka dalam pertempuran melawan virus corona SARS-Cov-2 penyebab Covid-19. Dia memuji publik karena mendukung keputusan negara yang jitu dan tepat waktu untuk menerapkan pembatasan masuk dan tindakan lainnya.

Saat ini, Rusia memiliki 856.264 kasus infeksi Covid-19 yang dikonfirmasi, dengan lebih dari 5.000 diagnosis baru setiap hari. Dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia, Rusia memiliki jumlah kasus infeksi terbesar keempat, di belakang Amerika Serikat, Brazil dan India.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Walk Out saat Negosiasi...
Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Iran: Kami Tak Berunding di Bawah Tekanan!
Rekomendasi
NHM Peduli Dampingi...
NHM Peduli Dampingi Pasien Jantung Rematik Asal Lingkar Tambang Hingga Sukses Jalani Operasi di Jakarta
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Berita Terkini
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved