Dianggap Berhala, Turis Amerika Rusak Patung Romawi di Museum Israel

Jum'at, 06 Oktober 2023 - 20:18 WIB
loading...
Dianggap Berhala, Turis...
Turis Amerika ditangkap polisi setelah menghancurkan patung Romawi di Museum Israel. Foto/The Guardian
A A A
YERUSALEM - Polisi Israel menangkap seorang turis Amerika di Museum Yerusalem setelah dia melemparkan karya seni ke lantai, merusak dua patung Romawi abad kedua.

Vandalisme yang terjadi pada Kamis malam ini menimbulkan pertanyaan tentang keamanan koleksi Israel yang tak ternilai harganya dan menimbulkan kekhawatiran tentang meningkatnya serangan terhadap warisan budaya di Yerusalem.

Polisi mengidentifikasi tersangka sebagai seorang turis Yahudi Amerika berusia 40 tahun yang radikal. Pemeriksaan awal menunjukkan sang turis menghancurkan patung-patung tersebut karena dia menganggapnya sebagai bentuk pemujaan terhadap berhala dan bertentangan dengan Taurat.

Pengacara pria tersebut, Nick Kaufman, membantah bahwa pria tersebut bertindak karena fanatisme agama.

Sebaliknya, kata Kaufman, turis tersebut menderita gangguan mental yang oleh psikiater disebut sebagai sindrom Yerusalem. Sindrom ini adalah suatu bentuk disorientasi yang diyakini disebabkan oleh daya tarik agama di kota tersebut, yang dianggap suci bagi umat Kristen, Yahudi dan Muslim. Kondisi tersebut dikatakan menyebabkan para peziarah asing percaya bahwa mereka adalah tokoh-tokoh dalam Alkitab.

Baca Juga: Netanyahu Respons Orang-orang Yahudi yang Ludahi Umat Kristen

Terdakwa telah diperintahkan untuk menjalani evaluasi kejiwaan. Pejabat tidak mengungkapkan namanya karena undang-undang kerahasiaan.

Museum Israel yang terkemuka, dengan pameran arkeologi, seni rupa, serta seni dan kehidupan Yahudi, menggambarkan vandalisme pada hari Kamis sebagai peristiwa yang meresahkan dan tidak biasa. Pihak museum mengatakan mengecam segala bentuk kekerasan dan berharap insiden seperti itu tidak terulang kembali.

Foto-foto museum menunjukkan kepala marmer dewi Athena terjatuh dari alasnya ke lantai dan patung dewa pagan hancur berkeping-keping.

"Patung-patung yang rusak sedang diperbaiki," kata staf museum seperti dikutip dari AP, Jumat (6/10/2023).

Pihak museum menolak menyebutkan nilai patung atau biaya penghancurannya.

Baca Juga: Yahudi Ortodoks Ludahi Umat Kristen, Polisi Israel Tangkap 5 Orang

Pemerintah Israel menyatakan kekhawatirannya atas perusakan tersebut, yang oleh para pejabat juga dikaitkan dengan ikonoklasme Yahudi sebagai bentuk kepatuhan terhadap larangan awal terhadap penyembahan berhala.

“Ini adalah kasus penghancuran nilai-nilai budaya yang mengejutkan,” kata Eli Escusido, direktur Otoritas Barang Antik Israel.

“Kami prihatin melihat fakta bahwa nilai-nilai budaya dirusak oleh kelompok ekstremis yang bermotif agama,” imbuhnya.

Vandalisme tersebut tampaknya merupakan yang terbaru dalam serangkaian serangan yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi terhadap benda-benda bersejarah di Yerusalem. Pada bulan Februari, seorang turis Yahudi Amerika merusak patung Yesus di sebuah tempat ziarah Kristen di Kota Tua, dan pada bulan Januari, para remaja Yahudi merusak batu nisan bersejarah Kristen di sebuah pemakaman terkemuka di Yerusalem.

Pada Jumat pagi, sekitar 16 jam setelah perusakan museum, pintu dibuka untuk umum pada waktu yang dijadwalkan.

Baca Juga: Sekelompok Yahudi Israel Ludahi Umat Kristen saat Rayakan Sukkot di Yerusalem
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
HGI Jakarta Domino Tournament...
HGI Jakarta Domino Tournament 2026, Ribuan Peserta Ramaikan Olahraga Pikiran
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved