Siapa Matt Gaetz? Politikus yang Menggulingkan Ketua DPR AS Kevin McCarthy

Jum'at, 06 Oktober 2023 - 05:25 WIB
loading...
A A A
Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Amerika seorang ketua DPR dicopot dari jabatannya.

Sebagai ketua DPR, McCarthy memimpin mayoritas Partai Republik di DPR – salah satu dari dua kamar di Kongres AS, yang bertugas mengesahkan undang-undang, membuat alokasi anggaran, dan melakukan pengawasan terhadap pemerintah.

Namun mayoritas tipis itu membuat setiap suara Partai Republik menjadi semakin penting untuk meloloskan undang-undang. Gaetz dan anggota Partai Republik lainnya telah menggunakan kekuatan tersebut untuk memajukan agenda politik mereka.

3. Loyalis Donald Trump

Siapa Matt Gaetz? Politikus yang Menggulingkan Ketua DPR AS Kevin McCarthy

Foto/Reuters

Jadi bagaimana Gaetz, seorang anggota parlemen berusia 41 tahun dengan pengalaman kurang dari tujuh tahun di DPR, bisa membalikkan keadaan dan melengserkan pemimpinnya?

Gaetz, mantan perwakilan negara bagian Florida, terpilih menjadi anggota Kongres pada tahun 2016, tahun yang sama ketika Donald Trump menjabat sebagai presiden. Dia segera menjadi terkenal karena semangatnya membela Trump ketika kontroversi muncul, seperti yang sering terjadi.

Dia juga menganut kebijakan luar negeri yang isolasionis dan menampilkan dirinya sebagai orang yang tidak takut mengganggu sayap tradisional Partai Republik.

Hal ini terlihat pada tahun 2023, ketika Gaetz memperjuangkan penentangan terhadap pencalonan McCarthy sebagai ketua DPR AS. Meskipun McCarthy juga merupakan sekutu Trump, Gaetz menolak mendukungnya sebagai pemimpin DPR, sehingga memerlukan 15 putaran pemungutan suara sebelum ketua DPR terpilih.

Gaetz mengatakan keluhan utamanya terhadap McCarthy adalah kegagalan mantan ketua parlemen tersebut dalam membagi anggaran federal menjadi beberapa undang-undang untuk mengendalikan pemerintahan.

Trump sendiri memperkuat tren anti kemapanan dalam kampanyenya untuk menjadi presiden, memperkuat statusnya dengan kemenangannya di Gedung Putih.

“Sayap Freedom Caucus terdiri dari banyak anggota junior yang termotivasi untuk mencalonkan diri sesuai citra Trump, dan dengan cara ini, mereka mengambil pendekatan umum, yaitu menciptakan kekacauan dan tontonan media,” ungkap Meredith Conroy, profesor ilmu politik di California State University, San Bernardino, mengatakan kepada Al Jazeera melalui email.

“Ada beberapa anggota Kaukus Kebebasan yang sudah ada sebelum Trump, namun terpilihnya Trump telah menguatkan mereka untuk juga menolak pemerintahan yang sebenarnya.”

4. Berambisi Menjadi Poliikus Berpengaruh

Siapa Matt Gaetz? Politikus yang Menggulingkan Ketua DPR AS Kevin McCarthy

Foto/Reuters

Namun Cayton, profesor ilmu politik, yakin motif Gaetz lebih dari sekadar pernyataan publiknya.

Dia mengatakan Gaetz mewakili generasi baru yang berafiliasi dengan Trump, “konservatif yang agresif dan didorong oleh media sosial”. Dan dengan kudetanya terhadap McCarthy, Gaetz mengubah dirinya menjadi salah satu legislator paling terkemuka di DPR.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
AS Rayakan Kemerdekaan...
AS Rayakan Kemerdekaan ke-250, Trump Gelar Parade dan Kembang Api Besar-Besaran
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?
Rekomendasi
Karbohidrat atau Protein,...
Karbohidrat atau Protein, Mana yang Lebih Baik untuk Sarapan? Ini Jawaban Ahli Gizi
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
6 Tim Lolos ke Perempat...
6 Tim Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina Menyusul atau Tersingkir?
Berita Terkini
3 Alasan Pemakaman Khamenei...
3 Alasan Pemakaman Khamenei Bisa Pecahkan Rekor Sejarah, Dihadiri 15 Juta Orang
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved