Yahudi Ortodoks Ludahi Umat Kristen, Polisi Israel Tangkap 5 Orang
Kamis, 05 Oktober 2023 - 12:17 WIB
loading...
A
A
A
“Praktik meludahi orang non-Yahudi mencerminkan penyebaran ekstremisme di masyarakat Israel, terutama di kalangan pemukim ekstremis, dan ini merupakan ekspresi dari sikap yang dimulai dengan meludah lalu berubah menjadi pemukulan dan pembunuhan,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.
Komandan Distrik Polisi Yerusalem, Doron Turgeman, mengatakan polisi tidak akan mentolerir ekspresi kebencian terhadap siapa pun, Yahudi, Muslim, atau Kristen di Kota Tua dan di mana pun di Yerusalem.
Mengacu pada “ludahan yang dilakukan oleh ekstremis,” Turgeman berkata: “Mereka yang terlibat dalam tindakan seperti itu mempunyai masalah serius, terutama dalam pendidikan, pandangan dunia, dan rasa hormat terhadap orang lain.”
Dia mengatakan bahwa sebagian besar orang yang meludah adalah anak-anak dan menyerukan keterlibatan yang signifikan dan segera dari otoritas pendidikan, agama, dan orang tua untuk memperjelas bahwa tindakan tersebut dilarang, tidak dapat diterima, dan memalukan.
Pada hari Selasa, Kepala Rabi Ashkenazi Israel David Lau mengutuk keras kerusakan terhadap siapa pun dan pemimpin agama mana pun.
"Fenomena tidak bermoral ini jelas tidak ada hubungannya dengan hukum Yahudi,” tegasnya.
Baca Juga: Menteri Israel Ben-Gvir Dukung Kompleks Masjid Al-Aqsa Dibuka untuk Orang Yahudi Kapan Pun
Komandan Distrik Polisi Yerusalem, Doron Turgeman, mengatakan polisi tidak akan mentolerir ekspresi kebencian terhadap siapa pun, Yahudi, Muslim, atau Kristen di Kota Tua dan di mana pun di Yerusalem.
Mengacu pada “ludahan yang dilakukan oleh ekstremis,” Turgeman berkata: “Mereka yang terlibat dalam tindakan seperti itu mempunyai masalah serius, terutama dalam pendidikan, pandangan dunia, dan rasa hormat terhadap orang lain.”
Dia mengatakan bahwa sebagian besar orang yang meludah adalah anak-anak dan menyerukan keterlibatan yang signifikan dan segera dari otoritas pendidikan, agama, dan orang tua untuk memperjelas bahwa tindakan tersebut dilarang, tidak dapat diterima, dan memalukan.
Pada hari Selasa, Kepala Rabi Ashkenazi Israel David Lau mengutuk keras kerusakan terhadap siapa pun dan pemimpin agama mana pun.
"Fenomena tidak bermoral ini jelas tidak ada hubungannya dengan hukum Yahudi,” tegasnya.
Baca Juga: Menteri Israel Ben-Gvir Dukung Kompleks Masjid Al-Aqsa Dibuka untuk Orang Yahudi Kapan Pun
(ian)
Lihat Juga :