Jadi Sumber Masalah Keamanan, Pakistan Usir 1,7 Juta Pengungsi Afghanistan
Kamis, 05 Oktober 2023 - 02:27 WIB
loading...
A
A
A
Para pejabat Afghanistan di Pakistan mengatakan pihak berwenang setempat sudah mulai mengumpulkan warga Afghanistan – baik mereka yang berstatus hukum maupun yang tidak memiliki status hukum untuk tetap tinggal di sana.
Dalam sebuah pernyataan di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, kedutaan besarnya mengatakan lebih dari 1.000 warga Afghanistan telah ditahan dalam dua minggu terakhir.
Provinsi Balochistan dekat perbatasan Pakistan merupakan wilayah yang sering menjadi sasaran serangan pejuang bersenjata termasuk Tehrik-e Taliban Pakistan (TTP) atau Taliban Pakistan, dan kelompok militan ISIS.
Awal bulan ini, sedikitnya 11 orang – termasuk seorang pemimpin Muslim terkemuka – terluka dalam ledakan di distrik yang sama.
Media lokal APP melaporkan bahwa Islamabad pada akhirnya ingin semua warga Afghanistan di negara itu untuk pergi – bahkan mereka yang memiliki status hukum dan kartu penduduk Pakistan. Mereka mengutip sumber-sumber pemerintah untuk laporannya.
Bugti mengatakan telah terjadi 24 serangan bom bunuh diri di sepanjang perbatasan Pakistan sejak bulan Januari – lebih dari setengahnya dia menyalahkan militan yang beroperasi dari Afghanistan.
Dia mengumumkan pembatasan yang lebih ketat terhadap warga Afghanistan yang memasuki Pakistan mulai 1 November dan mengatakan hanya pengunjung dengan visa dan paspor yang diizinkan masuk.
Sudah menjadi kebiasaan bagi warga Afghanistan yang menyeberang ke Pakistan melalui perbatasan darat untuk menggunakan kartu identitas nasional mereka sebagai dokumen perjalanan. Ada banyak sekali warga Afghanistan yang mencari dokumen untuk memasuki Pakistan - dan proses mendapatkan visa serta paspor berubah menjadi proses yang memakan waktu berbulan-bulan.
Dalam sebuah pernyataan di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, kedutaan besarnya mengatakan lebih dari 1.000 warga Afghanistan telah ditahan dalam dua minggu terakhir.
Provinsi Balochistan dekat perbatasan Pakistan merupakan wilayah yang sering menjadi sasaran serangan pejuang bersenjata termasuk Tehrik-e Taliban Pakistan (TTP) atau Taliban Pakistan, dan kelompok militan ISIS.
Awal bulan ini, sedikitnya 11 orang – termasuk seorang pemimpin Muslim terkemuka – terluka dalam ledakan di distrik yang sama.
Media lokal APP melaporkan bahwa Islamabad pada akhirnya ingin semua warga Afghanistan di negara itu untuk pergi – bahkan mereka yang memiliki status hukum dan kartu penduduk Pakistan. Mereka mengutip sumber-sumber pemerintah untuk laporannya.
Bugti mengatakan telah terjadi 24 serangan bom bunuh diri di sepanjang perbatasan Pakistan sejak bulan Januari – lebih dari setengahnya dia menyalahkan militan yang beroperasi dari Afghanistan.
Dia mengumumkan pembatasan yang lebih ketat terhadap warga Afghanistan yang memasuki Pakistan mulai 1 November dan mengatakan hanya pengunjung dengan visa dan paspor yang diizinkan masuk.
Sudah menjadi kebiasaan bagi warga Afghanistan yang menyeberang ke Pakistan melalui perbatasan darat untuk menggunakan kartu identitas nasional mereka sebagai dokumen perjalanan. Ada banyak sekali warga Afghanistan yang mencari dokumen untuk memasuki Pakistan - dan proses mendapatkan visa serta paspor berubah menjadi proses yang memakan waktu berbulan-bulan.
(ahm)
Lihat Juga :