Ini Rahasia Batalion Storm-Z Tidak Takut Mati di Medan Perang

Kamis, 05 Oktober 2023 - 00:20 WIB
loading...
A A A
Tentara itu mengatakan dia melanggar perintah dengan memberikan perawatan medis kepada sekelompok pejuang Storm-Z yang terluka saat bertempur di dekat kota Bakhmut di Ukraina timur.

“Pejuang Storm-Z , mereka hanya daging,” katanya kepada Reuters, seraya menambahkan bahwa petugas biasanya menganggap pesawat tempur memiliki nilai yang lebih rendah dibandingkan pasukan biasa.

Batalion tersebut juga mengundang para narapidana untuk memperjuangkan mereka dengan imbalan pengampunan. Itu merupakan sebuah pendekatan yang sebelumnya digunakan oleh Grup Wagner.

Kementerian Pertahanan Rusia menyiapkan program Storm-Z pada awal tahun ini dengan harapan bisa menggantikan Wagner, yang pendirinya Yevgeny Prigozhin terbukti sulit diatur.

Serhii Cherevaty, juru bicara komando militer Timur Ukraina mengatakan pada bulan Juni bahwa ada lebih dari 170.000 pasukan tempur Storm Z di “zona operasional” mereka.

Ukraina sebelumnya juga mengatakan bahwa pasukan Storm Z menunjukkan kemampuan tempur yang sangat rendah, menurut siaran pers yang diterjemahkan oleh outlet Ukraina Pravda.

Seorang pejuang Storm Z mengatakan kepada Reuters bahwa hampir semua orang di unitnya tewas pada bulan Juni di sekitar Bakhmut: 105 dari 120 orang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Mantan Menpora Dito...
Mantan Menpora Dito Ariotedjo Kembali Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved