Ribut dengan China, Filipina dan AS Latihan Perang Gabungan

Selasa, 03 Oktober 2023 - 10:39 WIB
loading...
A A A
Manila mengatakan penghalang tersebut telah mencegah nelayan Filipina memasuki kawasan terumbu karang yang kaya akan ikan, yang direbut China pada tahun 2012.

Beijing menanggapinya dengan memperingatkan Manila "untuk tidak memprovokasi atau menimbulkan masalah" dan menyatakan kembali kedaulatan dan hak maritimnya atas apa yang mereka sebut Pulau Huangyan.

Komandan Angkatan Laut Filipina Laksamana Toribio Adaci mengatakan; "Latihan perang Samasama memperlengkapi kita untuk menghadapi serangkaian ancaman bersama-sama."

Para pejabat Angkatan Laut AS mengatakan kapal perusak berpeluru kendali USS Dewey akan mengambil bagian dalam latihan perang selama 12 hari ke depan, bersama dengan kapal amunisi kargo kering dan pesawat pengintai maritim P-8 Poseidon.

Fregat berpeluru kendali Angkatan Laut Filipina juga akan berpartisipasi, bersama dengan kapal perusak Pasukan Bela Diri Maritim Jepang dan fregat Angkatan Laut Kerajaan Kanada HMCS Vancouver.

Inggris, Jepang, Kanada, Perancis, dan Australia juga mengirimkan personel untuk melakukan "latihan meja" sebagai bagian dari latihan tersebut, sementara Selandia Baru dan Indonesia mengirimkan pengamat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Tragis! 5 Orang Sekeluarga...
Tragis! 5 Orang Sekeluarga Tewas Disambar Petir
Rekomendasi
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved