Hindari Shutdown, AS Setop Bantuan untuk Ukraina

Minggu, 01 Oktober 2023 - 07:00 WIB
loading...
A A A
“Penundaan bantuan ke Ukraina akan mengakibatkan serangan baru dan serangan dari Rusia. Kremlin akan melihatnya sebagai tanda untuk memberikan tekanan lebih besar. Ini berarti lebih banyak kematian di Ukraina,” kata Maryan Zablotskyy, anggota parlemen Ukraina yang melobi kaum konservatif AS untuk mendukung pendanaan bagi negaranya.

Dalam pidatonya di DPR pada hari Sabtu, anggota parlemen Partai Republik Michael Lawler mendesak rekan-rekannya untuk tidak membiarkan pemerintahan ditutup hanya karena RUU tersebut tidak menyertakan bantuan untuk Ukraina.

“Jika Anda mengatakan kepada rakyat Amerika dengan jujur bahwa Anda akan menutup pemerintahan Amerika atas Ukraina, itu memalukan bagi Anda,” kata Lawler.

Anggota DPR Rosa L. DeLauro, pejabat tinggi Partai Demokrat di komite alokasi, menanggapi dengan mengutip peringatan dari Departemen Pertahanan tentang bahaya kegagalan membantu Kiev.

“Mereka bersedia, dan mampu, meninggalkan sekutu kita,” kata DeLauro tentang Partai Republik. “Mari kita terus mendukung perjuangan Ukraina untuk kebebasan,” serunya.

Baca Juga: 3 Dampak bagi Pemerintah AS jika Mengalami Shutdown
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Menang atas Ekuador...
Menang atas Ekuador di Piala Dunia, Suporter Meksiko Ricuh Tewaskan 4 Orang
Rekomendasi
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Berita Terkini
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved