Rumania Perkuat Pertahanan Udara Dekat Perbatasan Ukraina, Ini Alasannya

Minggu, 01 Oktober 2023 - 05:01 WIB
loading...
Rumania Perkuat Pertahanan...
Lancer MIG-21 Lancer milik Angkatan Udara Rumania didorong kembali ke hanggar selama latihan bilateral di Campia Turzii, Transylvania, barat laut perbatasan utara Rumania dengan Ukraina. Foto/REUTERS/Bogdan Cristel
A A A
BUCHAREST - Rumania sedang membangun pos pengamatan militer baru dan mengerahkan kembali sistem anti-pesawat di dekat perbatasannya dengan Ukraina, di sepanjang Sungai Danube.

Reuters melaporkan hal itu pada Jumat (29/9/2023), mengutip dua sumber senior pertahanan.

Perkembangan ini menyusul peningkatan serangan Rusia terhadap infrastruktur pelabuhan sungai Ukraina dan depot bahan bakar di wilayah tersebut, yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Menurut Bucharest, puing-puing yang mungkin merupakan bagian dari pesawat tak berawak Rusia jatuh ke wilayah negara tersebut selama serangan pada awal September.

Ukraina bersikeras satu pesawat tak berawak “meledak” di wilayah Rumania. Kiev tampaknya berupaya menggambarkan insiden tersebut sebagai serangan Rusia terhadap wilayah anggota NATO.

Namun, blok yang dipimpin AS sendiri telah berusaha meremehkan insiden puing-puing pesawat tak berawak tersebut.

“Kami tidak memiliki informasi apa pun yang menunjukkan adanya serangan yang disengaja oleh Rusia, dan kami sedang menunggu hasil penyelidikan yang sedang berlangsung,” ujar Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg tak lama setelah bagian-bagian drone tersebut ditemukan.

Baca juga: Rusia Isi Ulang Stok Amunisi Lebih Cepat dari Perkiraan, Ukraina dan Barat Panik

Pada pertengahan September, militer Rumania menyatakan siap menembak jatuh pesawat Rusia jika menimbulkan ancaman langsung.

“Bukarest siap menggunakan semua kekuatan militer untuk mempertahankan wilayah Rumania, dengan sifat respons yang tepat tergantung pada tingkat ancaman,” ungkap wakil kepala staf umum negara itu, Jenderal Gheorghita Vlad, pada saat itu.

Namun sejauh ini, tidak ada insiden seperti itu yang dilaporkan.

Moskow meningkatkan serangan bom bunuh diri dan serangan rudal jelajah di barat daya Ukraina setelah negara itu menarik diri dari perjanjian gandum Laut Hitam pada pertengahan Juli.

Rusia beralasan negara-negara Barat gagal memenuhi tuntutan Moskow, berdasarkan perjanjian yang kini sudah tidak berlaku lagi.

Selain berulang kali menargetkan infrastruktur pelabuhan di Odessa, pusat laut utama Ukraina, Rusia juga berulang kali menyerang sasaran di pelabuhan sungainya, yaitu Izmail dan Reni, keduanya berada tepat di seberang Sungai Danube wilayah Rumania.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Balas Dendam, Iran Hujani...
Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Argentina Tundukkan...
Argentina Tundukkan Yordania 3-1, Messi Langsung Cetak Gol usai Masuk sebagai Pemain Pengganti
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved