Jerman Resmi Beli Sistem Rudal Hipersonik Arrow 3 Israel, Harganya Rp54 Triliun
Jum'at, 29 September 2023 - 07:34 WIB
loading...
A
A
A
"Penandatanganan perjanjian ini adalah peristiwa yang mengharukan bagi setiap orang Yahudi, mengingat kembali peristiwa Holocaust," imbuh Gallant.
“Hanya 80 tahun sejak berakhirnya Perang Dunia II, Israel dan Jerman hari ini bergandengan tangan dalam membangun masa depan yang lebih aman,” katanya.
Sistem rudal hipersonik Arrow 3, yang dirancang untuk menembak jatuh rudal di atas atmosfer Bumi, cukup kuat untuk memberikan perlindungan bagi negara-negara tetangga Uni Eropa.
Sistem ini dikembangkan dan diproduksi oleh Israel dan Amerika Serikat dan penjualannya harus disetujui oleh Washington sebelum dapat diselesaikan.
Sistem ini pertama kali digunakan di pangkalan Angkatan Udara Israel pada tahun 2017 dan telah digunakan untuk melindungi Israel dari serangan proksi Iran dan Suriah.
Menurut produsennya, Israel Aerospace Industries, Arrow 3 adalah “sistem seluler” yang dapat digunakan tergantung pada ancaman yang dihadapi.
Dana untuk kesepakatan akuisisi tersebut berasal dari dana penting sebesar 100 miliar euro yang dikucurkan oleh Kanselir Olaf Scholz untuk meningkatkan pertahanan negara setelah invasi Rusia ke Ukraina.
“Hanya 80 tahun sejak berakhirnya Perang Dunia II, Israel dan Jerman hari ini bergandengan tangan dalam membangun masa depan yang lebih aman,” katanya.
Perisai Langit Eropa
Sistem rudal hipersonik Arrow 3, yang dirancang untuk menembak jatuh rudal di atas atmosfer Bumi, cukup kuat untuk memberikan perlindungan bagi negara-negara tetangga Uni Eropa.
Sistem ini dikembangkan dan diproduksi oleh Israel dan Amerika Serikat dan penjualannya harus disetujui oleh Washington sebelum dapat diselesaikan.
Sistem ini pertama kali digunakan di pangkalan Angkatan Udara Israel pada tahun 2017 dan telah digunakan untuk melindungi Israel dari serangan proksi Iran dan Suriah.
Menurut produsennya, Israel Aerospace Industries, Arrow 3 adalah “sistem seluler” yang dapat digunakan tergantung pada ancaman yang dihadapi.
Dana untuk kesepakatan akuisisi tersebut berasal dari dana penting sebesar 100 miliar euro yang dikucurkan oleh Kanselir Olaf Scholz untuk meningkatkan pertahanan negara setelah invasi Rusia ke Ukraina.
Lihat Juga :