Ukraina Hancurkan Lebih dari 30 Drone Rusia dalam Serangan Besar-besaran

Kamis, 28 September 2023 - 13:25 WIB
loading...
Ukraina Hancurkan Lebih...
Militer Ukraina mengeklaim telah menghancurkan lebih dari 30 drone selama serangan besar-besaran Rusia semalam. Foto/REUTERS
A A A
KYIV - Militer Ukraina pada Kamis (28/9/2023) mengeklaim telah menghancurkan lebih dari 30 drone selama serangan besar-besaran Rusia semalam.

Juru bicara komando militer selatan Ukraina, Nataliya Gumenyuk, mengatakan puluhan drone atau UAV Moskow telah dicegat di wilayah pesisir Laut Hitam dan juga lebih jauh ke daratan.

"Rusia tidak menghentikan tekanan dan mencari taktik baru: yaitu dengan menggunakan serangan massal," kata Gumenyuk di Telegram yang dikutip AFP.

Baca Juga: Rusia Nyatakan Perang Melawan Ukraina Berlanjut hingga 2025

“Malam tadi, beberapa kelompok UAV penyerang diluncurkan...pertahanan udara bekerja hampir di seluruh arah selatan—di wilayah Odesa, Mykolaiv. Juga, jauh lebih tinggi di utara—musuh mengarahkan serangannya ke Ukraina tengah,” paparnya.

“Konsekuensi serangan tersebut kini sedang diklarifikasi, karena memang skalanya sangat besar," imbuh Gumenyuk.

“Namun, pekerjaan pertahanan udara cukup efektif. Lebih dari 30 UAV hancur," katanya.

Sejak bulan Juli, ketika Moskow menarik diri dari perjanjian yang ditengahi PBB yang mengizinkan pengiriman biji-bijian yang aman melalui Laut Hitam, Rusia telah meningkatkan serangan terhadap infrastruktur pengekspor biji-bijian Ukraina di wilayah selatan Odesa dan Mykolaiv.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Berita Terkini
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved